, ,

Baru Ditinggal Parkir, Motor Scoopy Raib di Patam Lestari

oleh
Baru Ditinggal Parkir, Motor Scoopy Raib di Patam Lestari
Raihan Ayub Bima (18) melaporkan ke Polsek Sekupang, terkait hilangnya Motor Scoopy di Perumahan Masyeba Permai, Blok H3 D No 01, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. (Foto : Darma)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Sijori Kepri, Batam — Baru Ditinggal Parkir, Motor Scoopy milik Raihan Ayub Bima (18) atau akrab disapa Riri, raib digondol maling, di Perumahan Masyeba Permai, Blok H3 D No 01, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Sabtu, (06/02/2021). Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sekupang.

Kapolsek Sekupang, Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, AKP Yudi Arvian, membenarkan laporan tersebut dan sudah diterima di Polsek Sekupang.

“Iya, benar dan sekarang dalam proses lidik,” ujar AKP Yudi Arvian, dengan nada singkat.

Kronologis kejadian bermula, Riri memarkir motor Honda Scoopy miliknya di depan rumah sahabatnya, di Perumahan Masyeba Permai, Blok H3 D No 01, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Sabtu, (06/02/2021), sore. Setelah dipastikan motor terkunci, mereka lalu meninggalkan rumah.

Sekira 2 (dua) jam berlalu, mereka kembali. Saat tiba di rumah sahabatnya, Riri kaget, kendaraannya yang semula parkir di depan rumah sahabatnya itu sudah tidak ada lagi di lokasi. Karena merasa penasaran, ia mencoba mencari di seputaran perumahan tersebut, namun hasilnya tetap saja nihil.

Ciri-ciri unit kendaraan tersebut adalah Honda Scoopy, tahun 2019, warna merah/hitam, BP 2361 AH, No Mesin : JM31E2555090, NO Rangka : MH1JM3121KK558841.

“Dan sekarang saya sudah buat laporaan dengan Nomor Laporan LP-B/29/II/2021/KEPRI/BRL/SPK Polsek Sekupang,” kata Riri.

Menurutnya, kendaraan tersebut sebelumnya sudah dikunci stangnya. Namun masih saja hilang.

“Padahal saya sudah mengunci setang motor itu dan sudah dipastikan terkunci, eh tahu-tahu hilang,” sebut Riri, dengan nada lirih.

Amir Yusuf, selaku orang tua Riri mengatakan, seharusnya pukul 19.00 WIB itu suasana di perumahan masih ramai. “Tapi, kok bisa maling masuk ke perumahan di jam segitu,” cetusnya dengan nada heran.

“Yang buat saya kecewa, itu kan motor saya beli cash bukan kredit, jadi tak ada Asuransinya,” ungkap Amir Yusuf. (Wak Dar)