, , , , , ,

Baru Sebulan di Batam, Warga Balikpapan Ini Terjangkit Positif Covid 19

oleh
Baru Sebulan di Batam, Warga Balikpapan Ini Terjangkit Positif Covid 19 1
Wali kota Batam, Muhammad Rudi. (Foto : MC Batam)

Sijori Kepri, Batam — Baru sebulan di Batam, warga Balik papan, Provinsi Kalimantan Timur ini terjangkit positif Corona Virus Disease 2019 (COVID 19). Wali kota Batam, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam, HM Rudi, dalam rilies update terbaru penyebaran Covid-19, Minggu, (5/7/2020), mengatakan, yang bersangkutan bekerja sebagai crew salah satu kapal yang bersandar di Batam.

”Inisialnya, I (53), beralamat sementara di salah satu hotel di kawasan Nagoya, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Sejak tanggal 06 Juni 2020 turun di Batam dari Kapal Logistik atau Suply tempatnya bekerja, dan menginap di salah satu hotel di kawasan Sungai Jodoh untuk tempat transitnya,” ujar Rudi.

Kemudian yang bersangkutan pergi memeriksakan diri ke Klinik Medilab Batam untuk melakukan RDT secara mandiri guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan hasil Non Reaktif.

Setelah mendapatkan seat penerbangan, yang bersangkutan mengatakan, bahwa pada tanggal 08 Juni 2020 pergi ke Bandara Hang Nadim untuk berangkat ke Balikpapan, namun pada saat akan chek in ditolak dengan alasan surat keterangan sehat dan hasil RDT yang dibawanya tidak memenuhi syarat.

Mengingat penerbangan ke Balikpapan harus transit di Bandara Seokarno Hatta, dimana Pemerintah DKI Jakarta mempersyaratkan adanya hasil pemeriksaan swab (PCR) dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta yang tidak dimilikinya.

Selanjutnya, yang bersangkutan kembali ke hotelnya sambil menunggu jadwal penerbangan yang memungkinkan untuk terbang ke Balikpapan dan baru pada tanggal 01 Juli 2020 mendapatkan seat.

”Sebelum berangkat, yang bersangkutan kembali memeriksakan diri untuk RDT di Klinik medilab Batam yang diperoleh hasil Reaktif. Dan oleh klinik medilab diserahkan tindaklanjutnya ke Puskesmas Lubuk Baja, sesuai dengan wilayah hotel tempatnya menginap,” terang Rudi.

Mengingat hasil RDTnya reaktif, oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubuk Baja kepada yang bersangkutan diedukasi untuk karantina atau isolasi di RSKI Covid-19 Galang, sambil menunggu pelaksanaan pemeriksaan Swab Tenggorokan.

”Selanjutnya pada tanggal 02 Juli 2020 dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan, yang hasilnya terkonfirmasi Positif,” katanya.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil, dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini sudah dalam masa perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang, Kota Batam.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor. (Wak Dar)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *