,

Bawa Surat Rapid Test Palsu, 1 Keluarga Penumpang Lion Air Gagal Terbang ke Kualanamu Medan

oleh
Diduga bawa surat Rapid Test palsu, 1 (satu) Keluarga Penumpang Lion Air, dengan nomor penerbangan JT 0971, gagal terbang ke Kualanamu Medan. (Foto : Lanud Hang Nadim Batam)
Kadis Ops Lanud Batam, Mayor Lek Wardoyo. (Foto : Darma)

Sijori Kepri, Batam — Diduga bawa surat Rapid Test palsu, 1 (satu) Keluarga Penumpang Lion Air, dengan nomor penerbangan JT 0971, gagal terbang ke Kualanamu Medan, pada Sabtu, (19/12/2020) pagi.

RF (44), bersama keluarganya nekat membawa surat Rapid Test diduga palsu, yang dikeluarkan dari salah satu Rumah Sakit Graha Hermine Batam.

Akibat ulahnya, RF harus berurusan dengan petugas Gugus Covid-19 dan keamanan Bandara Hang Nadim Batam, khususnya Lanud TNI AU.

Kronologis kejadian bermula dari pengecekan surat Rapid Test di Bandara. Petugas Bandara mencurigai dengan format tersebut, sehingga petugas memastikan ke Rumah Sakit Graha Hermine Batam, melakukan kroscek calon penumpang dengan inisial RF (Swasta), Ny LSM (IRT), Ny VS dan LS (pelajar) tujuan Kualanamu, Medan, dengan nomor penerbangan Maskapai Lion Air JT 0971, pada Sabtu, (19/12/2020) pagi.

BACA JUGA  9 Warga Tanjung Pinang Terjangkit Positif Covid-19

Kadis Ops Lanud Batam, Mayor Lek Wardoyo, mengatakan, surat Rapid Test ini dipastikan palsu dan sangat jelas berbeda dengan surat Rapid Test yang dikeluarkan oleh instansi resmi, seperti Klinik maupun Rumah Sakit.

“Saya berpesan jangan main-mainlah dengan Protokol Kesehatan. Kami Satgas Covid-19 Bandara Hang Nadim Batam selalu waspada dan mencegah hal-hal tersebut terjadi,” ungkap Mayor Lek Wardoyo.

Ia menambahkan, kalau sudah seperti ini, ya kita serahkan ke Polsek Batu Aji untuk proses penyelidikan.

“Dan kini satu keluarga tersebut gagal terbang dan dibawa ke Polsek Batu Aji guna diproses tindak lanjut,” tutup Mayor Lek Wardoyo.

Pelaku RF (Suami), Ny LSM (Istri) dan kedua anaknya, diketahui berdomisili di Sei Beduk, Tanjung Piayu, Batam. (Wak Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.