BC Batam Percepat Distribusi Oksigen Medis Untuk Wilayah Sumatera dan Jawa

oleh
Bea Cukai (BC) Batam turut andil dalam mempercepat pendistribusi Oksigen Medis untuk Wilayah Sumatera dan Jawa. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Bea Cukai (BC) Batam turut andil dalam percepatan pendistribusi oksigen dari Batam. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mempercepat pengeluaran barang terhadap oksigen yang dilakukan oleh PT Samator Gas Industri, pada Selasa, (13/07/2021).

Perusahaan produsen oksigen murni di Kota Batam, PT Samator Gas Industri telah berhasil melakukan distribusi oksigen dari Batam ke Medan, Sumatera Utara sebanyak 19,230 Kg yang akan digunakan untuk kebutuhan oksigen para pasien Covid-19.

General Manager Wilayah II Sumatera, Tri Saktiono Wibowo, memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Batam yang telah mendukung distribusi oksigen untuk keperluan medis di Pulau Sumatera dan Jawa.

BACA JUGA  5 Sindikat Jaringan International Peredaraan Narkotika Ditangkap di Batam

Selama ini, lanjutnya, PT Samator Gas Industri hanya mendistribusikan oksigen murni ke wilayah Kepulauan Riau untuk kebutuhan industri.

“Langkah yang dilakukan Bea Cukai Batam sangat bagus. Dalam situasi krisis seperti ini, mendukung dengan mempermudah dan mempercepat perizinan kepabeanan dan administrasi lainnya,” ucap Tri Saktiono.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, sangat mendukung penuh dan mengawasi secara langsung proses pengeluaran dan distribusi oksigen dalam misi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Tentunya merupakan bukti nyata Bea Cukai Batam dalam mendukung penanganan Covid-19 dengan cara mempercepat pengeluaran oksigen, sehingga dapat memenuhi kebutuhan oksigen di Sumatera dan Jawa. Bea Cukai Batam juga melakukan pertemuan dan bimbingan kepada pelaku usaha (supplier) oksigen secara intensif,” jelas Susila Brata.

Bea Cukai Batam tetap memperhatikan proses kepabeanan yang berlaku, yaitu menangani proses pengeluaran barang dengan memberikan fasilitas percepatan pengeluaran dan memperhatikan dokumen perizinan larangan dan pembatasan.

“Diharapkan dengan langkah ini dapat membantu dalam penanganan pasien Covid-19 di Indonesia,” harapnya. (Wak Dar)

BACA JUGA  Andro Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Sabu dan 1.000 Butir Happy Five

No More Posts Available.

No more pages to load.