, , , , , ,

Belasan Counter Handphone di Batam Disusupi HP Black Market Asal China

oleh
Belasan Counter Handphone di Batam Disusupi HP Black Market Asal China 1
Barang Bukti 2.389 Unit HP Black Market berbagai merek yang berhasil diamankan Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri), milik seseorang berinisial A, di Ruko Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja Kota Batam. (Foto : Humas Polda Kepri)

Sijori Kepri, Batam — Belasan Counter Handphone (HP) di Batam, disusupi barang HP Black Market asal China. Informasi ini terkuak setelah Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengamankan 2.389 Unit HP Black Market berbagai merek, milik seseorang berinisial A, di Ruko Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja Kota Batam, Kamis, (2/7/2020), sekira pukul 13.00 WIB.

Wakil Direktur (Wadir) Reskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan, dalam keterangan pers, Jumat, (10/7/2020), mengatakan, hasil interogasi penyidik terhadap pelaku, HP asal China ini didistribusikan ke 18 Counter Handphone yang tersebar di beberapa pusat perbelanjaan elektronik di Kota Batam, diantaranya di kawasan Lucky Plaza, Nagoya Hill, Top 100 dan di Aviari.

”Aparat berhasil mengamankan 2.389 Unit HP Black Market berbagai merek dari China,” ujar Nugroho Agus Setiawan, ikut didampingi didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno dan Kasubdit I Dit Reskrimsus Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono.

HP asal China ini, dibawa oleh jasa pengiriman seseorang berinisial BZ dan H. Nugroho Agus Setiawan memastikan penyidikan dan penyelidikan akan terus dikembangkan.

”Kemungkinan akan ada dugaan tindak pidana lainnya, baik itu diperdagangan atau di kepabeanannya. Nanti kita akan lakukan kordinasi dengan Bea Cukai. Langkah kita kedepannya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, yakni Kominfo dan kita akan mintakan juga keterangan dari para Ahli perihal spesifikasi dari teknis dan sertifikasi dari barang-barang itu sendiri,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan 2.389 Unit Handphone (HP) Black Market berbagai merek, milik seseorang berinisial A, di Ruko Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja Kota Batam, Kamis, (2/7/2020), sekira pukul 13.00 WIB.

HP asal China ini, diduga tidak memiliki sertifikasi dan surat dukumen perizinan yang jelas. Kejadian berawal Informasi yang diberikan oleh masyarakat terkait adanya dugaan tempat penyimpanan HP yang diduga tidak memiliki sertifikasi, dan surat dukumen perizinan yang jelas. (Wak Dar)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *