,

Berikan Sumpah Palsu, Seorang Pria Diamankan Polsek Batu Aji

oleh
Pelaku dugaan Tindak Pidana Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu (Laporan Palsu) bersama barang bukti yang diamankan Unit Reskrim Polsek Batu Aji. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Berikan sumpah palsu dan keterangan palsu (Laporan Palsu) terkait laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di depan Hutan Wisata Mata Kucing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, seorang pria berinisial MI (49) diamankan Unit Reskrim Polsek Batu Aji, Rabu, (27/10/2021).  

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, melalui Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto, mengatakan, dari hasil penyelidikan di TKP, didapati kejanggalan dan tidak sesuai dengan fakta yang ada dilapangan, sehingga pada hari Rabu, (27/10/2021), sekira pukul 15.00 WIB, tim melakukan interogasi terhadap korban MI (49) di laporan Curas (terduga pelaku).  

“Pada akhirnya pelaku mengakui bahwa laporan yang pelaku buat di Polsek Batu Aji, yang mana pelaku mengaku telah menjadi Korban Pencurian (Curas) adalah tidak benar,” kata Kompol Daniel Ganjar Kristanto, di Mapolsek Batu Aji, Kamis,  (28/10/2021).

Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa, (26/10/2021), sekira pukul 02.00 WIB, korban dari arah Sekupang ingin pulang ke rumahnya di Perumahan Putra Jaya, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, dengan mengendarai sepeda motor matic merk Honda Beat dengan melintasi jalan raya Diponegoro, tepatnya di depan Hutan Wisata Mata Kucing, Kecamatan Batu Aji, tiba-tiba di jalan Korban melihat ada tali besar warna putih melintang, namun pada saat Korban menerobos ternyata sepeda motor korban tersangkut di tali dan Pelaku yang berjumlah 6 (enam) orang keluar dari semak-semak samping kiri jalan, langsung mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam sambil berkata “Kamu Kalau Mau Selamat Serahkan Motor, Kalau Tidak Serahkan Motor Kau Mati”.  

BACA JUGA  Kapolsek Galang Tinjau Program Nasi Kapau di Pulau Nguan dan Subang

Lalu korban yang masih di atas sepeda motor dengan kondisi kedua tangan keatas di paksa Pelaku mengambil jaket dengan tulisan Maxim yang disakunya ada 1 (satu) unit Handphone merk Oppo A5 Ram 4 dan uang tunai sebesar Rp 1.500.000 yang diambil dari saku celana. Adapun 2 (dua) helm salah satunya merk Maxim.  

Setelah itu, lanjutnya, korban disuruh pergi jalan kaki meninggalkan lokasi kejadian, sedangkan sepeda motor di bawa oleh Pelaku yang di dalam jok sepeda motor terdapat 1 lembar STNK. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 14.750.000.  

Menerima Laporan tersebut, kemudian Unit Opsnal Reskrim Polsek Batu Aji langsung melakukan penyelidikan dengan cek ke TKP di seputaran jalan raya Hutan Wisata Mata Kucing.  

“Kejadian yang sebenarnya adalah pada hari Senin tanggal (25/10/2021) sekira pukul 21.30 WIB, pelaku datang ke Cafe Dewi Sri, di Komplek Ruko Batavia, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, dan menikmati minuman jenis Chivas. Setelah selesai dan ingin meninggalkan Cafe tersebut pelaku tidak sanggup membayar Bill yang diberikan oleh kasir Cafe sebesar Rp 2.705.000,” ungkap Daniel.

BACA JUGA  Unit Reskrim Polsek Sekupang Amankan Pelaku Pembakaran Hutan

Kemudian, Pelaku meninggalkan barang-barang milik Pelaku berupa 1 (satu) tas yang berisi dokumen penting, 2 (dua) helmet sebagai jaminan dengan perjanjian akan membayar Bill setelah Pelaku gajian.  

Selanjutnya Tim menuju Cafe Dewi Sri untuk mencocok kan keterangan Pelaku dan mengambil barang-barang Pelaku yang jadi jaminan di Cafe tersebut. Dan selanjutnya Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polsek Batu Aji untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut.  

“Terdapat Barang Bukti yang diamankan berupa 1 (satu) tas salempang warna hijau tua,  2 (dua) Helmet, 1 (satu) lembar KTP atas nama Muh Irwan, 1 (satu) lembar Sim C atas nama Pelaku, 2 (dua) lembar Bet Kerja, 1 (satu) botol minuman sisa Merk Chivas 12, 2 (dua) lembar nota tagihan,” jelasnya.

Dikatakan Daniel lagi, bahwa terduga pelaku MI memberikan Keterangan Palsu (Laporan Palsu) tersebut dengan tujuan supaya pelaku tidak ditagih nota bon minumannya.  

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Barelang, IPTU Tigor Sidabariba, menambahkan, atas perbuatannya, Pelaku dijerat dengan Pasal 242 Ayat (1) K.U.H.Pidana  dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 (tujuh) tahun penjara. (Wak Dar)

BACA JUGA  Kapolresta Barelang Beri Bantuan 50 Paket Sembako Kepada Korban Kebakaran di Baloi Mas
 

No More Posts Available.

No more pages to load.