BATAM

Bersama Menko PMK, Gubernur Ansar Ahmad Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar Muhamadiyah

×

Bersama Menko PMK, Gubernur Ansar Ahmad Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar Muhamadiyah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat menghadiri acara Halalbihalal Keluarga Besar Muhamadiyah. (Foto : Ist)

BATAM — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy, dan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri acara halalbihalal yang diadakan oleh Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Hamka, Batu Aji, Kota Batam. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah, serta dihadiri oleh hampir semua pimpinan daerah, pimpinan cabang, pimpinan ranting, pengurus Lazismu, dan keluarga besar Muhammadiyah se-Kepri.

Dalam sambutannya, Muhadjir Effendy mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Ansar Ahmad atas kolaborasi yang baik, terutama dalam penanganan pandemi COVID-19 dan urusan pembangunan manusia serta kebudayaan di Provinsi Kepulauan Riau.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Dimana kita terus melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan pembangunan manusia dan kebudayaan di Provinsi Kepulauan Riau,” jelasnya.

Muhadjir juga mengajak keluarga besar Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan melalui pendirian sekolah, universitas, rumah sakit, serta bidang sosial seperti panti asuhan dan panti jompo.

Muhadjir memproyeksikan Kota Batam akan menjadi kota megapolitan kedua setelah Jakarta, menggeser Surabaya dan Medan dengan berbagai fasilitas pendukung investasi yang ada. Ia berharap Muhammadiyah Kepri bisa berkontribusi dalam perkembangan ini.

“Dan saya harap Muhammadiyah Kepri bisa ikut ambil bagian didalamnya” pinta Muhadjir Effendy.

Gubernur Ansar Ahmad menyatakan rasa syukur atas kehadiran Menko PMK dan mengungkapkan bahwa Kepri terus melakukan percepatan pembangunan, termasuk dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menempati urutan pertama di Sumatera dan ketiga secara nasional.

“Di mana pada tahun 2022 angka IPM Kepri berada di 78,48 persen dan mengalami kenaikan pada tahun 2023 menjadi 79,08 persen, atau meningkat sebesar 0,76 persen,” jelas Ansar.

Indeks Kerukunan Umat Beragama juga menempati urutan pertama nasional pada tahun 2022 dengan 85,79 poin, meski sedikit turun ke posisi kedua pada tahun 2023 dengan 83,58 poin.

“Kita berada dibawah Provinsi NTT. Tapi kita tetap bersyukur, karena masih berada pada posisi tiga terbaik se- Indonesia,” jelasnya.

Gubernur Ansar yakin bahwa bersama-sama, termasuk dengan kontribusi Muhammadiyah, berbagai capaian pembangunan bisa terus dilakukan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Asman Abnur, Deputi 2 dan 6 Kemenko PMK RI, Presiden Muhammadiyah Singapura, Tim Percepatan Pembangunan, Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri, serta pimpinan dan pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kepri. ***

(mam/fik)