Bocah Lima Tahun Nyaris Terbakar

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Adi Dirga, bocah usia lima tahun ini nyaris terbakar, akibat kios rokok dan bensin yang dijaganya sendirian terbakar, di Jalan DI Panjaitan KM 9 Tanjungpinang, Jumat (06/03/2015) sekira pukul 17.45 WIB. Adi mengalami luka bakar dibagian tangan, kaki juga dibeberapa bagian tubuh serta muka juga rambut kepala terbakar.

Saat kejadian kebakaran ini orang tua Adi, Kiki Mangonsong tengah menjemput anak yang lainnya dari pulang sekolah. Sedangkan saat kios ini terbakar, tidak ada seorang pun yang melihatnya.

Orang tua Adi, Kiki Mangonsong yang baru tiba menjemput anaknya disekolah, langsung histeris melihat kiosnya yang terbakar. Dia bertertiak-teriak “anak aku – anak aku dimana,” sambil menangis menarik anaknya yang baru dijemput. Setelah diberitahu oleh warga yang ada diloksi, bahwa anaknya selamat. Kiki langsung mengejar lalu memeluk anaknya tersebut yang tengah menagis menahan sakit.

“Syukur nak kamu selamat. Maafkan mama ya nak meninggalkan kamu sendirian,” ucap Kiki sambil menangis dan menggendong anaknya ini untuk dibawa ke rumah sakit.

Penuturan Dianda abang kandung Adi saat tiba di lokasi mengatakan, memang orang tuanya saat itu sedang menjemput dirinya di sekolah.

BACA JUGA  Pasca Kebakaran 19 Rumah di Pulau Buluh, Pj Sekda Kepri Usulkan 4 OPD Kepri Data Ulang Warga Yang Kehilangan

“Saat mama (Kiki Mangonsong,red) akan menjemput saya di sekolah. Adik saya ini diajak oleh mama untuk ikut menjemput. Namun, adik saya tidak mau dan mengatakan mau dikios saja,” kata Dianda.

Dikatakannya lagi, jadi saat kejadian kebakaran ini, adiknya sendirian di dalam kios. Biasanya, adiknya mau ikut menjemput disekolah.

“Sekolah saya dekat saja om, jadi biasanya mama kadang mengajak adik saya, kadang juga meninggalkannya di kios, karena kios tetap dibuka. Kebetulan, tadi di kios tidak ada siapa-siapa hanya adik saya yang menjaganya,” terangnya lagi.

Penuturan salah satu warga Simon yang berada di lokasi kejadian mengatakan, saat kejadian kios ini terbakar, sepertinya tidak ada sorang pun yang melihat. Sebab, tidak ada siapa-siapa yang menolong anak kecil yang terbakar saat menjaga kios ini.

“Kasihan sekali anak itu, tangan dan kakinya juga badannya terbakar. Bahkan, muka dan rambutnya ikut terbakar. Untungnya dia bisa menyelamatkan diri keluar dari kobaran api,” katanya.

Entah kemana orang tua anak ini tambah Simon, masa kios dijaga anak kecil. Mungkin saja anak itu main korek api atau apa, sehingga menyulut bensin yang ada di dalam kiosnya.

BACA JUGA  Kebakaran di Punggur, Gubernur Ansar Berbaur Dengan Petugas Damkar dan Warga

“Yang heran, anak ini bisa keluar dari kios tersebut yang tengah terbakar. Padahal api sudah membesar. Mungkin anak itu nekat menerobos api yang berkobar. Sehingga, anak ini luka bakar,” terangnya lagi.

Pemilik Rumah Toko (Ruko) yang ada didepan kios yang terbakar mengatakan, dirinya baru pulang saat kejadian, sehingga tidak tahu penyebab atau asal kebakaran ini.

“Tahu-tahu ada anak kecil, didepan ruko saya tengah menangis dengan luka bakar. Dia teriak-teriak memanggil – manggil mamanya. Namun, orang-orang yang sudah berkumpul melihat kebakaran ini kebingungan, sebab tidak mengenal orang tua anak ini,” jelasnya yang meminta namanya tidak disebutkan.

Sempat beberapa saat anak ini, tidak ada yang membawa ke rumah sakit. Padahal, anak ini sangat kesakitan. Namun, tidak lama datang ibunya bersama anaknya yang lain.

“Dia langsung memeluk anak ini, dan langusung mengangkat anaknya dan membawanya ke rumah sakit dibantu oleh seorang polisi,” tuturnya lagi.

Kios yang terbakar hanya bagian belakangnya saja tambahnya, bagian depan yang ada rokok dan minuman juga makanan masih utuh.

BACA JUGA  Kebakaran Rumah, Dua Korban Tewas

“Sepertinya bensin yang ada di bagian belakang yang terbakar. Sebelum datang mobil pemadam, warga yang berada disini sempat menyiram kobaran api. Tapi tidak berhasil, karena api berasal dari tampungan bensin,” ungkapnya.

Dalam kejadian ini satu unit mobil kebakaran Kota tanjungpinang diturunkan, bersama satu regu tim pemadamnya. Selang beberapa lama api dapat dipadamkan. Kejadian ini sempat memacetkan jalan raya dua arah ini. (SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.