BP Batam “PENGECUT”

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

BATAM (SK) — Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Batam, terkait permasalahan ganti rugi lahan, berakhir tanpa keputusan, masyarakat pun nampak kecewa. Ketidakberhasilan pencapaian keputusan tersebut, terjadi karena ketidak hadiran BP Batam, Rabu, (22/06/2016).

“Dengan terpaksa Rapat Dengar Pendapat ini, terpaksa saya tutup, Tidak bisa di lanjutkan. Untuk apa di lanjutkan, kalau pihak yang bersangkutan sebagai penentu keputusan, dalam hal ini BP Batam, juga tidak hadir. Percuma saja di teruskan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratimura SE M.Si.

Disampaikan dengan lantang oleh Nyangnyang selanjutnya, bahwasanya pihaknya, selaku DPRD Batam, sudah meminta BP Batam, untuk bisa hadir di setiap RDP terkait permasalahan lahan. Namun demikian, pihak BP Batam tidak pernah peduli, seolah tidak bisa saling menghargai dan saling hormat menghormati.

Bukan saja Ketua Komisi I, Nyangnyang Haris yang merasa di sepelekan BP Batam. Beberapa Anggota DPRD Batam lainnya, juga menilai tajam ketidak pedulian BP Batam terhadap keberadaan dan juga peran DPRD Batam sebagai perwakilan Rakyat. Seperti Anggota DPRD Batam dari Fraksi Demokrat, Sumali.

“Walah BP Batam itu pengecut. Ya memang pengecut, kenapa. Dia yang buat masalah, dia pula yang tidak mau menyelesaikan masalah. Tidak datang kalau sudah ada RDP begini, menganggap remeh adanya DPRD Batam. Tidak mengakui DPRD. Merasa Di bawah DPR – RI,” tegas Sumali, dengan nada tinggi.

“Memangnya, kalau ada masalah, warga masyarakat Batam akan pergi atau akan mengadu atau akan menghadap langsung ke DPR – RI. Tidak kan. Sudah lah pasti ke DPRD Batam dulu, padahal pokok permasahan itu ada di BP, dan BP lah yang justru seharusnya menyelesaikan,” tambah Sumali kesal.

Komisi I DPRD Kota Batam selalu menjadi tumpuan atau aduan warga masyarakat Kota Batam terkait masalah lahan, baik masalah tumpang tindih lahan maupun masalah penyerobotan lahan sampai masalah ganti rugi lahan-lahan tertentu, yang notabene hal tersebut merupakan urusan BP. (SK-Nda)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner