BP3TKI Tanjungpinang Gagalkan 970 TKI Ilegal dari Kepri

oleh

– Hingga April, Sebanyak 4.497 TKI Ilegal Diamankan.

TANJUNGPINANG (SK) — Balai Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang berhasil mencegah keberangkatan calon TKI illegal di beberapa titik pelabuhan internasional wilayah Kepri, Senin (6/4/2015).

Dalam waktu beberapa bulan hingga April 2015 ini, sebanyak 4.497 calon TKI yang berhasil dicegah BP3TKI Tanjungpinang dibantu staf P4TKI Batam, Tanjung Balai Karimun dan anggota Polda Batam.

Kepala BP3TKI Tanjungpinang Kombespol Suyanto yang memimpin langsung pencegahan menyampaikan, dari hasil kegiatan tersebut tercatat 970 orang TKI ilegal yang berhasil digagalkan keberangkatannya ke luar negeri. Ratusan orang tersebut, diantaranya melalui Batam 945 orang, Tanjungpinang 10, Tanjung Balai Karimun 15.

“Dan hingga bulan April ini, sudah sebanyak 4.497 orang berhasil dicegah. TKI ilegal  tersebut pada umumnya berasal dari berbagai daerah luar Kepri. Pada umumnya berasal dari Jawa Timur (Surabaya, Pamekasan, Malang, Madiun) sebanyak 223 orang, Jawa Tengah (Pati, Cilacap, Wonosobo) 86 orang, NTB (Mataram, Lombok, Sumbawa) 77 orang, sisanya merata berasal dari berbagai wilayah Indonesia lainnya,” jelas Kombespol Suyanto.

BACA JUGA  Gunakan Boat Pancung 60 TKI Tenggelam di Perairan Johor Malaysia

Dijelaskan Suyanto, berbagai cara dilakukan oleh TKI ilegal agar bisa lolos pergi bekerja ke luar negeri (Malaysia dan Singapura). Mulai dari berpenampilan layaknya turis yang akan melancong sampai mereka yang mencoba menyuap petugas.

“Tidak mungkin permasalahan TKI legal ini selesai hanya mengandalkan BP3TKI Tanjungpinang semata. Karena pengiriman TKI illegal yang dilakukan oleh perorangan maupun kelompok bersifat masif, terstruktur dan terorganisir. Maka diperlukan adanya upaya secara holistik dan sungguh-sungguh dari BNP2TKI, Keimigrasian, BP3TKI, pemerintahan daerah, aparat keamanan dan stakeholder terkait agar pemberangkatan TKI secara illegal dapat ditekan,” tegasnya.


Warga Malaysia Turut Diamankan

Dalam kegiatan pencegahan tersebut, ditemukan warga negara Malaysia yang kedapatan membawa atau diduga menyelundupkan TKI untuk dipekerjakan ditempatnya tanpa dilengkapi dokumen yang benar. Suyanto mengaku, sangat prihatin dengan besarnya angka pemberangkatan TKI ilegal melalui wilayah Kepri yang masih tergolong tinggi ini. Karena para TKI ilegal tersebut sangat berpotensi menjadi korban perdagangan masunia dan  penyelundupan manusia.

“Berangkat dari alasan tersebut maka BP3TKI Tanjungpinang kedepan akan terus melakukan kegiatan pencegahan terhadap TKI illegal secara massif. Mulai dari sosialisasi di berbagai media, penyebaran brosur, sampai pencegahan langsung di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun dan 2 Pelabuhan Internasioanal di Batam.

“Pencegahan terhadap TKI illegal  menjadi program kerja prioritas BP3TKI Tanjungpinang, mengingat wilayah Kepri berbatasan langsung dengan negara penempatan TKI ke Malaysia dan Singapura,” tutup Suyanto saat dikonfirmasi awak media. (SK-NDA)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.