,

Bupati Bintan : Saya Tidak Mau Warga Bintan Terjangkit

oleh -2.445 views
Bupati Bintan H Apri Sujadi. (Foto : Humpro Bintan)
height="100%"

Bupati Bintan : Saya Tidak Mau Warga Bintan Terjangkit
– Kabupaten Bintan Berhasil Batasi Penularan COVID-19.

Sijori Kepri, Bintan — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri, menetapkan Kabupaten Bintan masih dalam status zona hijau penyebaran COVID-19. Penetapan ini, karena Bintan berhasil membatasi penyebaran COVID-19 secara maksimal.

Terkait hal ini, Bupati Bintan, yang juga ketua Gugus Tugas COVID-19 Bintan, Apri Sujadi, mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dukungan semua pihak.

”Saya tidak mau warga Bintan terjangkit virus ini. Berbagai upaya telah kita lakukan. Alhamdulillah, Bintan masih berstatus Zona Hijau,” ujar Apri Sijadi, Rabu, (20/5/2020).

Beberapa upaya yang dilakukan, sebut mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri ini, meningkatkan kesadaran masyarakat, melakukan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggalakkan cuci tangan, pemakaian masker dan lainnya.

Jelang lebaran Idul Fitri 1441 H , Apri Sujadi, telah membuat Surat Edaran (SE) kepada Camat, Lurah atau Kades, agar bersama-sama melindungi warga dari penyebaran Covid 19.

”Kita tidak melarang orang datang ke Bintan dalam rangka beribadah dan menyambut Idul fitri. Kita hanya minta bagi yang ingin datang memenuhi standar-standar protokoler kesehatan,” katanya.

Dalam surat edarannya, Bupati Bintan menyebutkan, dalam upaya mempertahankan Kabupaten Bintan sebagai zona hijau dan menjaga Kabupaten Bintan dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, maka diimbau Camat, Lurah atau Kades, selektif melakukan monotoring orang masuk dan keluar di wilayahnya masing-masing.

Yang mempunyai keluarga atau saudara di luar daerah mau pun luar negeri dengan transmisi lokal COVID-19, diimbau tidak pulang Hari Raya Idul Fitri tahun 1441 H dan menunda kepulangan pada hari raya Idul Adha yang akan datang, atau mengikuti ketetapan cuti bersama lainnya yang telah ditentukan pemerintah.

Dalam edaran tersebut, Bupati Apri juga menyampaikan, apabila dalam kondisi terpaksa harus pulang karena memiliki kepentingan tertentu, yang bersangkutan harus mengikuti ketentuan surat edaran gugus tugas percepatan penanganan COVID-19.

Ketentuannya, antara lain menunjukkan atau membawa surat keterangan bebas COVID-19 dari pejabat yang berwewenang atau surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan/Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik Kesehatan dari daerah asal, dengan menujukkan hasil Rapid Test non reaktif dan atau dari Polymeres Chain Reaction (PCR) negatif yang dibebankan oleh biaya mandiri.

Menunjukkan identitas diri (KTP/tanda pengenal lainnya yang sah). Setiap kegiatan perjalanan orang wajib mengikuti protokol kesehatan dan protokol transportasi yang berlaku.

Pada saat yang bersangkutan tiba di pelabuhan di wilayah Kabupaten Bintan, wajib melapor kepada petugas pos penjagaan dan pemeriksaan yang ada di setiap akses keluar masuk pelabuhan laut dan bandar udara yang dilengkapi dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Dan melapor kepada gugus tugas wilayah Kecamatan atau Kelurahan atau Desa melalui RT/RW setempat, serta bersedia membuat surat pernyataan melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. (Wak Zek)

Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 5]