, ,

Bupati Lingga Temui “DIRJEN KEMENDAGRI”

oleh
Bupati Lingga Temui "DIRJEN KEMENDAGRI" 1
Bupati Lingga saat di Jakarta. (Foto : Istimewa)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

JAKARTA (SK) — Untuk mewujudkan Lingga menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Bupati Lingga, H. Alias Wello, menemui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, di Jakarta, Senin, (05/12/2016), kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Alias Wello, disambut oleh Direktur Kawasan perkotaan dan batas negara, R. Budiono Subambang serta Sekretaris Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Enoh Suharto Pranoto.

Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan guna menjadikan Kabupaten Lingga sebagai KEK.

“Kami sangat berterima kasih, atas kunjungan Bupati Lingga beserta jajarannya, karena sudah memenuhi undangan kami,” ungkap, R Budiono Subambang, Direktur Kawasan perkotaan dan batas negara, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri di Jakarta.

R Budiono Subambang, menyambut baik gagasan yang dibuat Bupati Lingga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk memajukan daerah khususnya di bidang Ekonomi.

“Kami sangat mendukung gagasan pak Bupati ini, namun, kita berharap semua persiapan harus matang,” terangnya.

Alias Wello, dalam kesempatan itu, menyatakan sangat berterima kasih atas undangan yang di berikan kepada Pemerintah Kabupaten Lingga, dalam rangka pembahasan masalah Ekonomi khusus di Kabupaten Lingga.

“Meski anggaran kami belum mumpuni dan masih minim, tapi kami tetap semangat untuk melakukan berbagai terobosan,” paparnya.

Untuk mewujudkan semua ini, lanjut Alias Wello, sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak, dalam hal ini termasuk pemerintah pusat, dan juga kita butuh dukungan lainnya, khususnya investor skala nasional dan luar negeri, dan untuk mewujudkannya kita akan memberikan kemudahan pelayanan.

Katanya lagi, ada beberapa Investor dari negara Jiran Malaysia yang mulai tertarik berinvestasi di Lingga, salah satunya Tambak. Jadi, KEK ini sangat besar manfaatnya bagi investor yang masuk ke Lingga.

“Ada tiga sektor yang ditawarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga, yakni Perkebunan, Pertanian, Perikanan dan Pariwisata. Hal ini yang akan menjadi pertimbangan kami, agar Lingga dijadikan KEK,” ujarnya dalam persentasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Lingga, H. Muhammad Ishak, menegaskan, meski APBD Lingga masih rendah, tapi bukan daerah miskin. Banyak potensi yang dapat di gali di Kabupaten Lingga, namun kondisi beberapa regulasi saat ini belum memberikan dampak positif bagi pengolahan sumber daya di Kabupaten Lingga.

“Kawasan Ekonomi Khusus, sangat penting bagi Lingga, untuk memacu pembangun bersama daerah lain,” unggahnya. (SK-Pus)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner