, ,

BUPATI RAFIQ : Kebhinekaan Bukan Kelemahan “TAPI KEKUATAN UNTUK MENAHAN ANCAMAN”

oleh
BUPATI RAFIQ : Kebhinekaan Bukan Kelemahan “TAPI KEKUATAN UNTUK MENAHAN ANCAMAN” 1
Bupati Karimun, Aunur Rafiq, dan para peserta Seminar Kebangsaan. (Foto : Taufik)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

banner 740x400

– Kegiatan Seminar Kebangsaan Dalam Menangkal Paham Radikalisme Dan Aksi Intoleransi.

KARIMUN (SK) — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Karimun (BEM UK) melaksanakan seminar kebangsaan dalam menangkal paham radikalisme dan aksi intoleransi, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq, di Gedung Nilam Sari, Kantor Bupati Karimun, Selasa, (28/02/2017), Pukul 8.30 WIB. Seminar tersebut berlangsung satu hari, diikuti 200 peserta berasal dari LSM, Ormas, OKP, Mahasiswa dan pelajar SLTA.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun mengatakan, ruang gerak semakin maju hingga saat ini, Pancasila harus tetap dipegang teguh dan menjadi landasan fundamental dalam memecahkan masalah idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya maupun permasalahan lainnya.

Melalui pemahaman Pancasila, lanjutnya adalah sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara, mempunyai arti menuntun dan merupakan wujud dari nilai-nilai yang akarnya berasal dari budaya relegius bangsa Indonesia.

“Radikalisme mempunyai kecenderungan untuk membenci orang dengan menghancurkan orang lain. Maka dari itu, tanamkan nilai-nilai Kebhinnekaan dalam menangkal radikalisme,” tegasnya.

Dikatakan Rafiq lagi, konsep-konsep paham radikal sesungguhnya bukan sebuah gerakan yang muncul begitu saja. Tetapi, memiliki latar belakang yang sekaligus menjadi faktor pendorong munculnya radikalisme, diantaranya kapitalisme global, problem kemiskinan, sosial politik, kultural, serta idieologis.

“Kebhinekaan bukan menjadi kelemahan, tapi kekuatan untuk menahan ancaman-ancaman. Mari sertakan visi, misi dan persepsi, dalam menjaga keamanan, serta keutuhan NKRI,” ajak Rafiq.

Sementara itu, Rektor Universitas Karimun, DR H Elvis Adril ST MT, yang juga hadir menyebutkan, seminar kebangsaan yang dilaksanakan telah menjadi agenda tahunan oleh BEM UK.

“Melalui kegiatan ini, generasi penerus bangsa benar-benar memahami apa itu redikalisme, serta aksi intoleransi,” harapnya.

Selain Bupati Karimun Aunur Rafiq, panitia juga menghadirkan narasumber lainnya, yaitu Dandim 0317/TBK Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, Ketua MUI Karimun Azhar Hasyim dan Kepala Kemenag Karimun Afrizal, dan sejumlah Kepala SKPD Pemkab Karimun. (SK-FIK/C)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner