, , , , ,

Cegah Covid 19, Kerja di Rumah Pegawai Pemprov Kepri Tambah Seminggu

oleh
Cegah Covid 19, Kerja di Rumah Pegawai Pemprov Kepri Tambah Seminggu 1
Sekda Kepri, TS Arif Fadillah. (Foto : Humpro Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Menyusul ancaman Covid 19 ke lingkungan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri), kerja di rumah pegawai (Work From Home/WFH) diperpanjang seminggu kedepan, Senin, (10/8/2020) hingga Senin (17/8/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, TS. Arif Fadillah, mengatakan, meski WFH diperpanjang, 25 persen pegawai tetap masuk dan diatur piketnya oleh pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) masing-masing. Semua dalam upaya memutuskan mata rantai sebaran pandemi Covid 19.

“Kita perpanjanglah masa WFH seminggu kedepan. Tentu jangan menganggu layanan dasar kepada masyarakat. Karena itu, 25 persen pegawai masih kerja di kantor dengan sistem piket,” kata Arif di Tanjungpinang, Ahad, (9/8/2020).

Arif mengatakan, hal ini sebagai langkah pencegahan dan pengendalian pandemi Covid 19. Arif mengingatkan, bahwa WFH itu para pegawai benar-benar beraktivitas dari rumah, bukan di kedai kopi.

Pada kesempatan itu, Arif juga menyampaikan rasa syukurnya karena sampel swab yang negatif sudah semakin banyak yang keluar. Sampai Sabtu, (8/8/2020), petang, sudah keluar 866 spesimen sampel swab yang negatif.

“Alhamdulillah. Semoga yang masih dalam proses pemerikaaan hasilnya negatif,” harap Ketua Harian Satgas Penanganan Covid 19 ini.

Spesimen sampel negatif itu didapat dari 1.048 sampel yang diambil sejak 28 Juli 2020. Sampai saat ini, Satgas terus melakukan tracking. Arif pun bersyukur karena pejabat eselon 2 juga terkonfirmasi negatif hasil sampel swabnya.

Arif kembali mengingatkan semua pihak untuk disiplin dengan protokol kesehatan. Semua harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Menurut Arif, virus ini belum ditemukan vaksin dan obatnya. Karena itu semua berperan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya.

“Disiplin kita terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk pecegahan,” kata Arif. (Wak Zek)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner