Cegah Stunting, Bulog Luncurkan Beras FortiVit

oleh -275 views
Rapat rutin dalam upaya mengendalikan inflasi di Kota Tanjungpinang oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang. (Foto : Prokompim TPI)
height="100%"

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Kepala Bulog Tanjungpinang, Edison, mengatakan, ketersediaan stok beras dan komoditi lainnya saat ini yang ada di gudang Bulog Tanjungpinang pasokannya masih akan terus bertambah.

“Dengan data yang ada, dengan ketersediaan ini masih tergolong aman dan mencukupi untuk 5 (lima) bulan kedepannya,” kata Edison, saat menghadiri rapat rutin dalam upaya mengendalikan inflasi di Kota Tanjungpinang, yang digelar oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang, di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis, (13/2/2020) pagi.

Untuk informasi saat ini, perkembangan harga beras dan komoditi pokok lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang masih tergolong stabil, dipastikan tidak ada kenaikan harga beras yang signifikan di kota Tanjungpinang.

“Hal ini tentunya harus terus dijaga, sehingga Inflasi di Kota Tanjungpinang dapat terus stabil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Edison juga memperkenalkan produk baru dari Bulog meluncurkan Beras FortiVit sebagai strategi program perbaikan gizi masyarakat dan percepatan pencegahan stunting (anak kerdil). Beras FortiVit merupakan beras yang sudah melalui proses fortifikasi.

“Beras ini juga termasuk beras premium yang di dalamnya mengandung Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B3, Vitamin B6, Vitamin B9 (Asam Folat) Vitamin B12, zat besi (iron), dan zink, beras FortiVit memiliki berbagai kelebihan dibandingkan beras pada umumnya karena selain mengandung beragam vitamin juga tidak perlu dicuci sebelum memasaknya. Beras FortiVit kategori premium yang ditambah vitamin dijual Rp 20.000/kg,” tutup Edison.

Rapat bulanan TPID tersebut dipimpin oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma S.IP, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs Teguh Ahmad Syafari M.Si, dan dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Marzul Hendri, Kabag Perekonomian Nopirman Syahputra SE.Ak,CA, Kepala OPD, Stakeholder terkait seperti, Perwakilan dari Bulog, Bea Cukai, KSOP, Polres, Kejari, Akademisi, BMKG, BUMD, Karantina Pertanian/Perikanan dan Stake holder terkait lainnya. (FD/Acok)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400