Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Dalam Tradisi Tionghoa

oleh
12 Shio Dalam Tradisi Tionghoa. (Foto : FB)

Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio Dalam Tradisi Tionghoa

SIJORIKEPRI.COM — Tikus, Kerbau, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi adalah Simbol Binatang dalam 12 Shio Tradisi Tionghoa. Setiap Binatang menandakan 1 tahunan, terdapat 12 binatang yang melambangkan 12 tahunan dalam kalender Imlek. Pada Tahun ke 13, Lambang Binatang akan kembali lagi pada nomor urut pertama dan seterusnya. 12 (dua belas) binatang tersebut harus berurut sesuai dengan nomor urutan. Jadi Tikus merupakan binatang yang menduduki nomor urut pertama dan yang paling terakhir adalah Babi.

Mengapa Tikus berada dalam nomor urut pertama? Mengapa 12 binatang tersebut yang dipilih? Sampai saat ini tidak ada seorang pun yang dapat menjawabnya dengan pasti. Tetapi banyak cerita maupun legenda yang beredar di Masyarakat Tionghoa mengenai asal-usul penggunaan 12 Binatang tersebut dalam Shio dan juga asal usul Tikus menduduki urutan pertama diantara binatang-binatang lainnya.

Cerita Legenda Asal Usul 12 Shio

Berikut ini adalah salah satu Cerita Legenda Asal usul 12 Shio dan Binatang-binatang yang dipilihnya dalam melambangkan nama Tahun.

Konon, pada zaman dahulu kala di China, Masyarakat saat itu tidak mengetahui bagaimana caranya untuk menghitung Tahun, Bulan, Hari dan Waktu. Oleh sebab itu, Masyarakat saat itu memohon dan berdoa kepada Kaisar Langit (Yu Huang Da Di [玉皇大帝]) untuk mengajarkan cara perhitungan tersebut. Kaisar Langit (Yu Huang Da Di) kemudian berpikir bahwa Binatang dan Manusia mempunyai hubungan yang sangat dekat. Jika menggunakan Nama Binatang sebagai Nama Tahun, maka Manusia akan mudah mengingatkannya.

Tapi di Bumi terdapat banyak sekali jenis Binatang, bagaimana cara memilihnya?

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 1]