,

Dalam Waktu 1 Bulan Kabupaten Lingga Terima 3 Penghargaan

oleh
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga meraih penghargaan anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Lingga — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga meraih penghargaan anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI. Penghargaan tersebut langsung diterima Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga, di Jakarta, Selasa, (28/09/2021).

Anugerah Parahita Ekapraya adalah penghargaan yang diberikan kepada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah yang telah berkomitmen mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG).

Mewakili Bupati Lingga, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lingga, Kisan Jaya, mengatakan, penghargaan yang diraih ini merupakan keberhasilan bersama. Tidak terlepas dari kerja keras pimpinan, Bupati dan Wakil Bupati, serta turut peran aktif Ketua TP PKK Kabupaten Lingga yang antusias menyuarakan pengarusutamaan gender ini sebagaimana bentuk dukungan dari program Kemen PPPA. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar pemerintah daerah harus meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, meningkatkan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, dan lainnya.

BACA JUGA  Badan Pendapatan Lingga “GELAR GEBYAR PAJAK 2017”

“Untuk mendapatkan piala ini, didukung oleh semua instansi. Terutama bapak Bupati, Wakil Bupati dan Ibu Bupati dan DPRD kita, untuk bagaimana mengakomodasi anggaran untuk hal-hal yang berkaitan dengan PUG ini,” kata Kisan Jaya.

Sebagai Dinas teknis dalam menjalankan program dari Kemen PPPA ini, peran dari instansi-instansi juga sangat mendukung bagaimana menciptakan suasana lingkungan kerja bertarap PUG. Menurutnya dalam pelaksanaan program pembangunan, pemerintah daerah senantiasa mewujudkan pengarusutamaan gender.

“Dan alhamdulilah, kantor-kantor kita sudah ada, misalkan WC untuk perempuan dan laki-laki, seperti ruang menyusui, tempat bermain anak atau parkiran kendaraan yang dikhususkan untuk laki-laki dan perempuan. Terlebih pada dinas-dinas yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Di tahun ini, lanjut Kisan Jaya, penghargaan APE untuk Kabupaten Lingga meningkat. Dari yang semula pada kategori Pratama naik menjadi kategori Madya. Acara puncak Pemberian APE Tahun 2020, akan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2021 mendatang secara daring, dalam side event Asean Ministerial Meeting on women (AMMW) ke-4.

BACA JUGA  10 Peserta Ikuti Lomba “SAMPAN LAYAR”

“Setelah menerima penghargaan tadi, kami diminta mengumpulkan video testimonial atau video tapping atau foto dengan menampilkan Piala dan Piagam Penghargaan APE yang diterima. Kemudian, video testimonial atau foto tersebut akan ditayangkan pada Acara Pemberian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, tanggal 13 Oktober,” ungkap Kisan Jaya.

Sementara itu, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Widi Satoto, yang turut hadir di Jakarta menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Kabupaten Lingga, terutama terkait kinerja Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan dukungan dari OPD-OPD lain.

Kabupaten Lingga dalam jangka waktu satu bulan ini telah menerima 3 penghargaan. Sebelumnya Kabupaten Lingga menerima penghargaan Terbaik Pertama Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Semester I Tahun 2021 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Pinang.

Kemudian Piagam Penghargaan untuk Bupati Lingga, sebagai Pembina Sastra Lisan di Kabupaten Lingga pada Konservasi Sastra Lisan Hikayat Nur Muhammad dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Menyusul piagam dan piala dari Kemen PPPA ini.

BACA JUGA  Bupati Lingga Pimpin Upacara “HUT RI Ke 73”

“Alhamdulillah komitmen pemerintah kita dalam menggerakkan pengarusutamaan gender mendapat apresiasi dari Kementerian PPPA, kemudian sastra dari Kemendikbud Riset Teknologi dan kategori terbaik pertama dalam hal penyaluran DAK Sementer I,” kata Widi Satoto. (Rid)

No More Posts Available.

No more pages to load.