Dana CD PT BMW Ditelisik Jamwas Kejagung

oleh

BINTAN (SK) — PT Buana Megawisatama (BMW) terus mendapat sorotan, tidak saja di daerah, melainkan sampai ke tingkat pusat. Saat ini, perusahaan tersebut masih terus menjadi atensi bagi aparatur penegak hukum baik ditingkat daerah maupun pusat.

Tidak saja hanya sengketa pembebasan lahan yang sampai saat ini belum tuntas diselesaikan kepada warga, akan tetapi perusahaan ini juga disorot terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan lainnya seperti dana Community Development (CD) untuk fasilitas umum.

“Kita sudah mendapat kabar baru-baru ini, pihak Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI sedang menelisik dana CD di PT BMW sejak awal buka sampai dengan sekarang kemana saja dana tersebut dimanfaatkan,” ujar Ketua National Corruption Watch (NCW) Kepri Mulkansyah di Bintan, Selasa (30/9).

Lebih lanjut Mulkan mengatakan, penggunaan dana CD tersebut tentunya sangat besar untuk pemanfaatan pembangunan fasilitas umum, masyarakat dan lainnya. Namun imbuh dia, publik sampai dengan saat ini belum mengetahui kemana saja dana tersebut digunakan.

BACA JUGA  Tim Kejagung Kunjungi Anambas

“Inilah yang menjadi sorotan Kejagung RI, apakah selama ini masyarakat sudah menikmatinya atau sama sekali tidak dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu. Karena sampai sekarang juga permasalahan lahan PT BMW dengan warga Kabupaten Bintan belum selesai,” kata Mulkan.

Lebih lanjut Mulkan mengungkapkan, ketika pihak PT BMW memenangkan gugatan warga terkait masalah sengketa lahan, pihaknya juga terus membantu agar bisa diselesaikan dengan seadil-adilnya.

“Kita juga sudah melakukan banding sampai ke tingkat Komisi Yudisial (KY) dan melaporkannya ke Komisi III DPR RI, namun sampai sekarang juga masih mentah dan belum ada penyelesaiannya. Kita berharap dengan ditelisiknya dana CD tersebut, mudah-mudahan ada celah baru untuk mengungkap permasalahan yang ada di PT BMW yang sampai saat ini belum terselesaikan,” imbuhnya. (SK-002)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.