,

Dandim 0318/Natuna Bacakan Amanat Menko Polhukam

oleh
Dandim 0318/Natuna Bacakan Amanat Menko Polhukam 1
Apel Kesiapan TNI - POLRI Dalam Rangka PAM Pileg dan Pilpres 2019, bertempat di Taman Pantai Kencana - Ranai. (Foto : Bernard Simatupang)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Dandim 0318/Natuna Bacakan Amanat Menko Polhukam

  • Pada Apel Kesiapan TNI – POLRI, Pemilu 2019.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Pemilu Serentak 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang menjadi tonggak sejarah, karena dilaksanakan secara serentak, yaitu 5 jenis Pemilu yang dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan.

Pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait kemampuan dalam melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya.

Hal ini disampaikan Dandim 0318/Natuna, Letnan Kolonel Czi Ferry Kriswardana, didampingi Wakapolres Natuna, Kompol Renan, dalam sambutannya membacakan amanat Menko Polhukam Pada Apel Kesiapan TNI – POLRI Dalam Rangka PAM Pileg dan Pilpres 2019, bertempat di Taman Pantai Kencana – Ranai, Jumat, (22/03/2019).

Dikatakannya, Pemilu serentak 2019 merupakan kesempatan berharga bagi bangsa Indonesia untuk memilih calon legislatif yang akan memperjuangkan aspirasi rakyat sekaligus sarana untuk memilih pemimpin nasional, guna mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia.

“Sejatinya Pemilu serentak tahun 2019 memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin, momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya menjadi pemimpin nasional,” ujarnya.

Terkait penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 masih terdapat ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, seperti menyebarnya berita bohong atau hoax, isu-isu SARA, dan meningkatnya politik identitas terutama melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis untuk menyingkirkan lawan politik, sehingga menyebabkan demokratis menjadi tidak sehat.

“Oleh karenanya, diminta kepada seluruh stakeholders terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir, serta mengatasi hambatan-hambatan tersebut,” pintanya.

Dalam melaksanakan tugas pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2019, agar seluruh prajurit TNI – Polri yang terlibat, mempedomani seluruh prosedur tetap yang berlaku, sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur sesuai aturan hukum.

Hal ini kita laksanakan semata-mata menunjukkan bahwa negara dengan didukung rakyatnya sangat serius dan bertanggungjawab, agar gelaran pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti guna memilih calon legislatif dan pemimpin nasional yang berintegritas.

“Tidak kalah pentingnya untuk dipahami bagi seluruh prajurit TNI – Polri dimanapun bertugas disamping melaksanakan tugasnya mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019, saudara-saudara juga harus mampu untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong atau hoax yang beredar dan menimbulkan keresahan,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Para pimpinan FKPD Natuna, Para Asisten dan Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Natuna, Para Camat se-Kabupaten Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan para undangan lainnya. (nard)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner