Danlantamal IV Hadiri Pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan

oleh
Danlantamal IV Hadiri Pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan 1
Danantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, menghadiri kegiatan pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan (JKK), di Dermaga TNI Angkatan Laut Mentigi, Tanjung Uban. (Foto : Dispen Lantamal IV)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Danlantamal IV Hadiri Pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Danantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah SE MAP, menghadiri kegiatan pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan (JKK), di Dermaga TNI Angkatan Laut Mentigi, Tanjung Uban, Bintan, Kepulauan Riau, Rabu, (23/10/2019).

Kegiatan tersebut digelar oleh Kementerian Sosial dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2019, yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut, dalam hal ini Koarmada I dan Lantamal IV

JKK berlangsung di atas KRI Banda Aceh-593, yang diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 25 Oktober 2019, yang merupakan kapal perang RI dimana bertugas selain di bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, juga berfungsi sebagai kapal angkut untuk mengangkut pasukan personil TNI dalam rangka penugasan.

Acara pelepasan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Drs Arif Nahari M.Si, yang mewakili Menteri Sosial RI yang diikuti perserta sebanyak 550 personel.

Menteri Sosial RI dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI, Drs Arif Nahari M.Si, mengatakan, kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini merupakan kegiatan strategis dalam rangka penanaman dan pewarisan nilai kepahlawanan antar generasi untuk menjaga existensi bangsa pada persaingan global yang semakin ketat di tengah derasnya ilmu pengetahuan dan teknologi di era Revolusi Industri 4.0.

“Melalui kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini, diharapkan dapat dijadikan suatu sarana untuk mempertebal rasa nasionalisme di kalangan generasi muda,” harap Mensos.

Mensos juga mengatakan, sebagai generasi milenial atau “anak zaman now” yang tumbuh pada era internet booming, tentu tantangannya sangat luar biasa. Pengaruh kemajuan teknologi informasi harus bisa kita manfaatkan untuk kemaslahatan.

“Kita buktikan bahwa pemuda pemudi Indonesia mampu unggul dan bukan hanya menjadi penonton belaka,” tegasnya.

Lebih jauh Mensos mengatakan, bahwa peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 kiranya juga dapat dijadikan sebagai suatu momentum untuk menggugah segenap elemen bangsa untuk mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, serta menjadi Pahlawan Masa Kini.

“Sesuai dengan Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 “AKU PAHLAWAN MASA KINI”. Aktualisasi nilai-nilai Kepahlawanan perlu diselaraskan dengan era kekinian, mengingat pahlawan zaman dulu, berbeda dengan sekarang. Bukan saja beda masanya, beda generasinya, juga beda tantangan yang dihadapi,” terangnya.

“Saya ingin mengajak para generasi muda untuk memanfaatkan masa muda dengan berkarya nyata membangun bangsa,” ajaknya

Mensos juga mengatakan, mulai dari apa yang dapat kita lakukan didalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas pada kepentingan pribadi atau golongan.

“Tanamkan dan yakinkan pada diri kita, bahwa kita mampu menjadi Pahlawan Masa Kini,” pungkasnya.

Rute jelajahnya kali ini adalah mulai dari Dermaga Mentigi Tanjung Uban kemudian ke Selat Singapura lalu ke perairan Pantai Sakera kapal lego mengeluarkan kapal sekoci untuk kegiatan Bakti Sosial di Pantai Sakera, lalu berlayar kembali ke Selat Singapura dan berakhir di Dermaga Mentigi Tanjung Uban.

Selama dalam pelayaran, para peserta mendapatkan pembekalan dan materi tentang Sejarah Perjuangan di Kepri, lalu ada pemberian Materi Sejarah Kemaritiman, kemudian materi tentang nilai-nilai Kepahlawanan dari keluarga Pahlawan, serta masih banyak lagi kegiatan yang dapat memberikan jiwa Nasionalisme dan Kepahlawanan yang tinggi bagi kaum muda sebagai gernerasi penerus bangsa.

Kegiatan tersebut merupakan kali ketiga digelar. Yang pertama pada 2017, peserta berlayar dari Dermaga Ujung Surabaya-Batu Poron Bangkalan, dengan menggunakan KRI dr. Soeharso-990, yang berfungsi sebagai kapal rumah sakit, kemudian yang kedua di Makasar pada tahun 2018, menggunakan KRI Makasar-590 yang di fungsikan bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.

Perserta JKK ini terdiri dari pelajar SMA, Pramuka Saka Bahari, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, Panti Asuhan, Pesantren, Pilar-pilar Sosial, serta Paskibra Provinsi Kepri dan Kabupaten Bintan.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, Kadispotmar Mabesal Brigjen TNI Marinir D.P Rompas, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi Kolone Laut (T) Mulyatna ST, Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Karumkital Dr. Midiato Suratani Kolonel Laut (K) dr. Dwi Adang Iskandar Sp.B., Dansatkat Koarmada I Kolonel Laut (P) Robert Hasudungan Marpaung, Para Kepada Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kepri, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang. (Wak Rans/R)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner