Dari 145 Kasus Perjudian, 228 Pelaku Berhasil Diringkus di Riau

oleh
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, bersama para pelaku perjudian di Provinsi Riau. (Foto : Ist)

Pekan Baru, Sijori Kepri — Dari 145 kasus perjudian, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau dan Polres jajaran berhasil meringkus 228 orang pelaku perjudian di Provinsi Riau, beserta sejumlah barang bukti berupa uang, mesin permainan, kartu hingga perjudian online.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, mengatakan, 228 tersangka ini diringkus dari total 145 kasus yang ditangani Polda Riau sepanjang Januari hingga pertengahan Agustus 2022. Sedangkan dalam sepekan belakangan, 78 orang diantaranya turut diciduk, dimana salah satu diantaranya adalah wanita. Kasus mereka kini tengah ditangani pihak berwajib.

“Ini bentuk komitmen Polda Riau dan seluruh jajaran hingga di Polres, bahwa tidak ada tempat dan ruang untuk semua bentuk perjudian. Kapolda Riau Irjen Iqbal  menegaskan seluruh jajaran agar atensi terhadap masalah kasus judi ini,” kata Sunarto, didampingi Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, dan para Kasat Reskrim jajaran Polda Riau.

BACA JUGA :  5 Pelaku Perjudian Jenis Gelper dan 2 Pelaku Perjudian Togel Hongkong Diringkus di Batam

Disampaikan Sunarto lagi, selain menyita barang bukti berupa mesin ketangkasan, kartu dan lain sebagainya yang berkaitan dengan perjudian, aparat kepolisian juga menyita uang tunai yang digunakan senilai Rp 75,1 juta.

Dari kasus yang diproses tersebut, lanjut Sunarto, 6 (enam) diantaranya diungkap oleh Polda Riau melalui Direktorat Reskrimum, Polres Kepulauan Meranti 4 (empat) kasus, Polres Pelalawan 5 (lima) kasus, Polres Siak dan Kuansing sebanyak 6 (enam) kasus, Polres Dumai ada 11 kasus, Polresta Pekanbaru dan Polres Inhil masing-masing 12 kasus.

Kemudian Polres Rohil dan Inhu masing-masingnya sebanyak 13 kasus, Polres Kampar ada 16 kasus, Polres Bengkalis sebanyak 19 kasus dan tertinggi pengungkapannya Polres Rohul dengan 22 kasus perjudian. 

BACA JUGA :  Bawa Sabu 19 Kg dari Malaysia, 3 Warga Bengkalis Ditangkap

Dari keseluruhan kasus yang ditangani, 68 kasus diantaranya dalam proses penyidikan, 1 (satu) kasus tahap I, 58 kasus telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum  (P-21) dan 29 kasus telah diserahkan tersangka dan barang buktinya ke JPU (Tahap II).

Sunarto juga meyakinkan, bahwa penindakan terhadap perjudian tak akan berhenti. 

“Tentu, sesuai perintah bapak Kapolda Riau, bahwa penindakan terus dilakukan dan tidak ada tempat dan ruang bagi perjudian dalam bentuk apapun. Ini komitmen kita,” tegas Sunarto.

Pihaknya mengajak seluruh elemen untuk bergandengtangan, bersinergi mencegah dan memberantas penyakit masyarakat tersebut.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga adat dan semuanya. Mari kita rapatkan barisan untuk membentengi keluarga dan warga kita agar tidak terjerumus dalam perjudian, semua agama juga melarang,” tuturnya.

BACA JUGA :  Polda Riau Musnahkan Sabu dan Ganja dari 14 Mafia Narkoba

Sementara itu Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, meyakinkan, judi berkedok gelanggang permainan (Gelper) ketangkasan juga menjadi sasaran. 

Hanya saja kendala dalam pembuktian, lantaran penukaran uang disamarkan para pelaku sedemikian rupa.

“Ini menjadi kendala, namun kita tetap akan tindak bila ada bukti,” ucap Asep. (Luk)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.