, ,

Debitur PT TAF Akhirnya Datangi Polda Kepri

oleh
Debitur PT TAF Batam, Husaini beserta istrinya, Juardiah, didampingi kuasa hukumnya, Musrin SH, ke Polda Kepri. (Foto : Darma)

Sijorikepri, Batam – Permasalahan antara PT TAF (Toyota Astra Finance) dengan debiturnya, Husaini, yang tak kunjung selesai satu bulan belakangan ini, membuat debitur PT TAF tersebut bersama istrinya, Juadiah, didampingi Kuasa Hukum Partai Gerindra Kepulauan Riau, Musrin SH, mengadukan nasibnya, dengan mendatangi ke Polda Kepulauan Riau (Kepri), Selasa, (10/11/2020), sekira pukul 16.00 WIB.

Memiliki harapan dan meminta keadilan bagi Husaini adalah torehan hati yang belum terjawab hingga kini. Kedatangannya Ke Polda Kepri bukan tanpa alasan, tapi adalah bagian dari perjuangan atas hak-haknya yang terasa telah dinodai oleh para aktor-aktor jagal jalanan, yang diduga suruhan dari PT TAF Finance, yang telah mengeksekusi 2 (dua) unit kendaraan Toyota Avanza BP 1405 MO dan BP 1194 MR, ditengah merebaknya Pandemi Covid-19.

BACA JUGA  15 Warga Batam Kena Tipu, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar

Selama 1 (satu) bulan telah berlalu, proses demi proses telah dilalui, bahkan berbagai tahapan juga sudah diarungi, dan kini proses tersebut bermuara di Polda Kepri. Husaini berharap akan ada keadilan yang diterimanya sebagai warga negara Indonesia, hingga keadilan tersebut memihak kepadanya.

“Saya akan tetap meminta keadilan yang seadil-adilnya, agar hak-hak saya tidak dinodai, dilucuti atau ditelanjangi mereka,” kata Husaini, dengan nada tegas.

“Dan saya puas dengan pelayanan dan pemaparan Polda Kepri,” tambahnya.

Kuasa Hukum Partai Gerindra Kepulauan Riau (Kepri), Musrin SH, mengatakan, kedatangan mereka adalah menindaklanjuti dari pada klien mereka, Husaini, terkait penarikan 2 (dua) unit yang dilakukan oleh pihak PT TAF Finance.

Pada hari ini, katanya, mendapatkan sedikit kejelasan yang kita dapatkan dari pada penyidik Polda Kepri, yaitu untuk mencari dari pada perbuatan atau permulaan Hukum, dan dalam waktu dekat akan menyurati Polda Kepri, dengan cara meminta permohonan untuk perlindungan Hukum dan untuk menelusuluri lebih jauh terkait dari pada permulaan pidana yang telah dilakukan pihak Kreditur (PT TAF).

BACA JUGA  Baru Bebas Dari Penjara, Dua Residivis Ini Ditangkap Lagi Dengan Kasus Yang Sama

No More Posts Available.

No more pages to load.