banner 740x400

banner 740x400

Di Dalam Kurang Diperhatikan, Di Luar Banyak Dipakai

Di Dalam Kurang Diperhatikan, Di Luar Banyak Dipakai
Dosen UMRAH, Assist. Prof Dr Ir Hj Khodijah Ismail M.Si. (Foto : Ist)


Di Dalam Kurang Diperhatikan, Di Luar Banyak Dipakai
– Mengenal Sosok Dosen UMRAH, Assist. Prof Dr Ir Hj Khodijah Ismail M.Si.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Dilingkungan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, namanya tidak begitu familiar. Padahal, titel gelar yang disandang di belakang dan depan namanya telah banyak. Ia adalah Assist. Prof Dr Ir Hj. Khodijah Ismail M.Si.

Bagi wanita berkerudung kelahiran Bengkalis, 23 April 1969, kondisi tersebut tidak dipermasalahkan. Karena, ada alasan tertentu dirinya belum diprioritaskan berperan banyak di internal tempat ia mengabdi. Ia hanya dipercaya manajemen UMRAH sebagai Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Umrah.

”Untuk berkarya itu bisa dimana saja. Karena, yang menilai bukan orang di sekitar kita saja melainkan orang banyak. Jika saya belum diperhatikan di internal, saya masih bisa berbuat di luar. Buktinya, banyak kepercayaan yang diberikan pada saya, baik oleh lembaga pemerintahan maupun non formal lainnya,” terang Khodijah Ismail, dalam kesempatan perbincangan bersama Sijorikepri.com, belum lama ini.

Beberapa kepercayaan yang pernah diberikan padanya, antara lain Tenaga Ahli Penyusunan Status Lingkungan Hidup dan Rekomendasi Kebijakan Lingkungan Hidup Provinsi Kepri, Tenaga Ahli Penyusunan Kebijakan Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan dan Tenaga Ahli Penyusunan Rencana Induk Mitra Bahari (Program, Kegiatan dan Rekomendasi Kebijakan Kelautan Perikanan Provinsi Kepri.

Selain itu, ia juga pernah dipercaya sebagai tim Penyusunan Studi Lingkungan Hidup Daerah di Dinas Lingkungan Hidup Kepri, Ketua Pokja Ketahanan Pangan DKP Bintan, undangan International Joint Conference of Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Ireland, Universitas Ubudiyah Aceh, peserta International Conference And Congress of The Indonesian Society of Agricultural Economic , Denpasar Bali, dan segudang kepercayaan lainnya. Luar biasa.

Bahkan, wanita ini juga pernah dipercaya sebagai tim Asesor Kompetensi, BNSP, Auditor Mutu Internal (AMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi (SPMI-PT) UGM Yogyakarta, Asesor Kompetensi BNSP Pusat Jakarta.

Dilingkungan Kepri, ia juga dipercaya pengurus Persatuan Perempuan Peduli Melayu Riau (P3MR) Provinsi Kepri, Wanita Persatuan Pembangunan Kota Pekanbaru, Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Wanita Fisherwoman Provinsi Kepri, Ikatan Alumni Universitas Andalas Tanjungpinang, Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI), Pusat Studi Lingkungan Hidup UMRAH, Asosiasi Mitra Bahari dan Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI).

”Ini hanya sebuah kepercayaan yang diberikan pada saya. Tentunya saya harus menangkap peluang tersebut dengan baik,” kata lulusan Ph.D (S3), Universitas Andalas, tahun 2014 tersebut, penuh bangga.

Prestasi dalam bidang kemaritiman juga tidak kalah menarik dari wanita murah senyum tersebut. Ia pernah menjadi pemenang dalam seleksi Marine Fellowship Program tahun yang disponsori oleh NGO Internasional Conservation Strategy Fund, dengan judul riset Dampak Penerapan Kebijakan IUU Fishing terhadap kesejahteraan nelayan skala kecil di Natuna. Pernah mendapat penghargaan sebagai Tercemerlang FIKP UMRAH Tahun 2017. Aktif dalam berbagai pertemuan ilmiah nasional maupun internasional, aktif dalam berbagai organisasi keilmuan.

Menyikapi bidang kemaritiman yang dimiliki Provinsi Kepri, penerima Sertifikat Reviewer Internasional Kemenristekdikti tahun 2019 tersebut mengatakan, masih ada plus minusnya. Untuk minusnya, anak nelayan belum banyak berkiprah dalam pembangunan daerah.

Khodijah beragumen, untuk menjadikan anak nelayan Kepri bisa meraih peluang harus diimbangi dukungan Pemerintah daerah secara proforsional. Anak-anak nelayan harus mendapat fasilitas pendidikan yang mumpuni, fleksibiltas sistem pembelajaran, beasiswa pendidikan khusus anak nelayan terutama dari pulau-pulau kecil terluar.

Sehingga mereka memiliki motivasi yang kuat untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan pada akhirnya menjadi anak nelayan yang terampil dan profesional.

”Mungkin, ini salah satu alasan saya berminat menjadi peneliti. Menjadi peneliti yang profesional dalam bidang kemaritiman. Melaksanakan aktivitas yang berkontribusi secara ilmiah (pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian), mempublikasikan karya tulis ilmiah baik berupa buku dan artikel ilmiah,” terangnya.

Lantas, apa tantangan bidang kemaritiman Kepri kedepan, Khodijah menjelaskan, Indonesia memiliki letak yang sangat strategis dari perspektif kemaritiman, selain potensi sumber daya kemaritiman termasuk kelautan perikanan yang sangat besar.

Namun di era industri 4.0 saat ini, Indonesia juga menghadapi tantangan yang cukup besar. Dalam kerangka pencapaian SDGs 2030 penguatan sektor kemaritiman harus berbasis pada informasi dan teknologi. Penguasaan perikanan terhadap informasi, seperti informasi cuaca dan lokasi ikan perlu dilakukan pengembangan. Karena akan membawa perubahan besar bagi kesejahteraan nelayan.

Sebagai solusinya, masyarakat nelayan harus mampu beralih dari sampan kecil menjadi lebih besar, alat tangkap yang merusak kepada yang ramah lingkungan,dari sistem yang tradisional menjadi lebih moderen, dari tidak memahami teknologi informasi menjadi penggunaan teknologi, dan lain-lain.

”Di sisi lain, pemerintah bersama legislatif terus membuat regulasi yang memperkuat eksistensi nelayan, mempercepat penyusuna dan penetapan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil (RZWP3K). Sehingga jelas peruntukan kawasannya,” bebernya.

Harapannya, kedepan pendidikan berbasis kemaritiman dapat lebih diperkuatkan melalui penguatan regenerasi nelayan. ”Apa pun alasannya, kita harus berpihak pada masyarakat nelayan atau pesisir. Karena, sebagian besar wilayah kita adalah perairan. Ini harus menjadi Pekerjaan Rumah para pengambil kebijakan,” tutupnya. (Wak Zek)

Click to rate this post!

[Total: 14 Average: 4.4]

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan