KARIMUN

Dibantu Gubernur Ansar Ahmad, Aunur Rafiq: Karimun Dapat Subsidi Rp 385 Miliar dari APBN dan APBD Kepri

×

Dibantu Gubernur Ansar Ahmad, Aunur Rafiq: Karimun Dapat Subsidi Rp 385 Miliar dari APBN dan APBD Kepri

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat membuka Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun tahun 2024. (Foto : Ist)
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan kata sambutan pada pembukaan Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun tahun 2024. (Foto : Ist)

KARIMUN — Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Karimun di Gedung Nilam Sari kantor Bupati Karimun, pada Rabu (20/3/2024).

Musrenbang ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja Daerah tahun 2025 di Kabupaten Karimun dan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 20 Maret 2024 hingga 21 Maret 2024. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Wakil Bupati Anwar Hasyim, serta Ketua DPRD Kabupaten Karimun, M. Yusuf Sirat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Tema yang diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Karimun dalam Musrenbang kali ini adalah ‘Peningkatan pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang didukung oleh tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien’.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang tingkat Kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten/Kota merupakan langkah dasar dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 Maret mendatang. Hasil dari Musrenbang tingkat Provinsi kemudian akan dijadikan masukan untuk Musrenbang Nasional pada bulan April mendatang.

Menurut Gubernur Ansar, Pemerintah Kabupaten/Kota seharusnya selalu mengacu pada indikator perkembangan makro yang terjadi di Provinsi Kepri, termasuk pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan per kapita, angka kemiskinan, angka pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Alhamdulillah, semua indikator makro di Kepri tercatat cukup baik, semuanya mendapat rapor biru. Terkait generasi dan jumlah kunjungan wisatawan juga cukup bagus dengan adanya peningkatan pasca pemulihan yang kita lakukan. Dan hal ini harus kita pertahankan, bahkan ditingkatkan,” jelas Ansar.

Ansar juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karimun karena dari paparan kinerja berdasarkan indikator makro, Pemkab Karimun juga rata-rata berhasil mencapai prestasi yang baik.

“Angka-angka keberhasilan Pemkab Karimun dalam pembangunan yang dipaparkan tadi adalah nyata. Sehingga saya kira tidak ada yang bisa menyangkal capaian tersebut,” ujar Ansar.

Dia juga meminta masyarakat untuk memahami bahwa pemerintah telah bekerja keras yang hasilnya tercermin dalam angka-angka yang memuaskan. Selain itu, Ansar juga mengatakan bahwa Pemkab Karimun dinilai sangat kooperatif dalam berkoordinasi.

“Untuk membangun daerah ini, kita harus bersatu. Tidak mungkin kita bekerja sendiri-sendiri. Alhamdulillah, Pemkab Karimun termasuk daerah yang sangat kooperatif dalam berkoordinasi. Kita dapat bekerja sama untuk mencari tambahan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan di daerah ini dapat dipercepat bersama-sama,” ujar Ansar Ahmad.

Menurut Ansar, membangun wilayah yang luas dengan anggaran yang terbatas tidaklah mudah. Oleh karena itu, dia mengajak semua unsur pemerintah dan masyarakat untuk bersatu padu. Selain itu, Ansar meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menerapkan kebijakan penghematan anggaran dengan memprioritaskan kegiatan yang menjadi prioritas.

“Khusus untuk Karimun, saat ini kita sedang menyelesaikan perpanjangan landasan bandara. Insya Allah, tahun ini landasan bandara Karimun yang sebelumnya 1800 meter akan diperpanjang menjadi 2000 meter. Selain itu, gedung workshop/BLK juga akan dioperasikan, dan tahun ini mendapatkan tambahan anggaran dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan akan segera diresmikan,” kata Ansar.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, karena melalui campur tangan beliau, Pemerintah Kabupaten Karimun dapat mendapatkan alokasi dana dari pemerintah pusat hingga ratusan miliar.

Selama tahun 2023, Bupati Rafiq menjelaskan bahwa tambahan dana yang diterima oleh Kabupaten Karimun dari APBD Kepri maupun APBN mencapai total Rp 386 miliar.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Gubernur. Karena berkat campur tangan beliau, tahun lalu banyak dana yang masuk ke Karimun dari pusat. Setidaknya, sepanjang 40 kilometer jalan dibangun, bandara diperpanjang, gedung workshop, dan lain-lain,” kata Rafiq. ***

(Red)

Follow