,

Didampingi Danlanud Ranai, Bupati Natuna Tinjau Landasan Ex Jepang

oleh
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, didampingi Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad (RSA) Ranai dan beberapa pejabat Lanud RSA memantau kondisi eks Lapangan Terbang Zaman Penjajahan Jepang. (Foto : Prokopim Natuna)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]
, , menyampaikan kata sambutan. (Foto : Prokopim Natuna)

Danlanud Raden Sadjad (RSA) Ranai, , menunjuk lokasi eks Lapangan Terbang Zaman Penjajahan Jepang. (Foto : Prokopim Natuna)

Sijori Kepri, Natuna — Didampingi Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Ranai dan beberapa pejabat Lanud RSA, , , berkunjung ke , untuk memantau kondisi eks Lapangan Terbang Zaman Penjajahan Jepang, dan agenda temu ramah dengan unsur pemerintahan dan masyarakat , Jumat, (27/11/2020).

Dalam kesempatan temu ramah yang digelar di Gedung Serbaguna , dihadapan beberapa tokoh masyarakat, guru dan perwakilan Siswa SLTA , , menyampaikan, bahwa keberadaan eks Lapangan Udara zaman penjajahan Jepang tersebut merupakan salah satu lokasi monumental bersejarah.

mengakui bahwa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ada, asset tersebut harus dilimpahkan kewenangan pengelolaannya kepada TNI Angkatan Udara yang saat ini berencana mengambil alih lahan tersebut.

Namun mengingat beberapa bagian lahan tersebut merupakan bagian dari wilayah Desa dan sudah ditempati masyarakat, dibutuhkan pembahasan lebih lanjut untuk kesepakatan bersama, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Selain itu, juga berharap agar kedepan proses pembangunan Lanud Subi ini dapat memberikan manfaat, serta mendukung geliat ekonomi masyarakat, diantaranya melalui keberadaan pesawat terbang, terutama bagi mendukung transportasi bagi sektor perdagangan mengangkut komoditi asli ke luar daerah.

Dalam kesempatan tersebut, juga berharap adanya dukungan dari pihak TNI AU untuk memprioritaskan putra daerah yang memiliki minat untuk ikut bergabung dalam satuan TNI AU, khususnya yang berasal dari Kecamatan Subi, nantinya dapat ditugaskan kembali di Natuna bagi mendukung kekuatan pertahanan perbatasan negara.

Danlanud RSA, Kol PnB. Dedi Ilham Salam S.Sos, juga menyampaikan hal senada. Dimana jika pembangunan Pangkalan Detasemen TNI AU dapat dibangun di Kecamatan Subi, dirinya yakin dapat mendukung proses pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat, terutama melalui dukungan dan kemudahan transportasi udara.

Adapun panjang landasan yang ada saat ini sepanjang 800 meter dan tidak cukup untuk dihinggapi pesawat baling-baling. Menurut Dedi, panjang ideal landasan pacu harus 1500 meter, konsekuensinya harus ada penambahan panjang landasan pacu dan areal fasilitas pendukung operasional.

Oleh karenanya, dirinya mengharapkan dukungan baik dari pemerintah daerah maupun kerjasama dari masyarakat setempat, khususnya bagi masyarakat yang sudah terlanjut membangun perumahan dilokasi tersebut.

Dalam kunjungan kali ini, Bupati Natuna, Komandan Lanud RSA, unsur pemerintah Kecamatan Subi dan masyarakat setempat selanjutnya menggelar diskusi untuk membahas rencana relokasi, maupun pembebasan lahan untuk membangun fasilitas lapangan udara di Kecamatan Subi. (Sa/Prokopim/Duan)

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider
banner 1050x130
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
Play
previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider