, ,

Diimingi Upah Rp 25 Juta, Dua Pelaku Nekat Kirim Narkotika

oleh
Dua pelaku narkoba diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri. (Foto : Humas Polda Kepri)

Sijori Kepri, Batam — Karena diimingi upah sebesar Rp 25 juta (dua puluh lima juta rupiah) per orang, dua orang pelaku nekat melakukan pengiriman narkotika diduga jenis Sabu melalui jasa pengiriman J&T Expres Kota Batam.

Kapolda Kepri, melalui Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriadi SH S.IK MH, mengatakan, modusnya yaitu, pemesan barang menawarkan pekerjaan melalui media sosial dengan memberikan upah yang menggiurkan, yaitu sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) per orang.

Muji Supriadi, menerangkan, dikarenakan mungkin situasi pandemi ini susah mendapatkan pekerjaan, maka 2 (dua) orang yang berinisial MI dan JM mengambil tawaran pekerjaan tersebut untuk mengambil barang di Kota Batam, dan mengirim barang tersebut melalui jasa pengiriman barang tujuan Makassar, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Polda Umumkan Peserta Lulus Rekrutmen Proaktif Bintara Polri

“Mereka akan mendapatkan upah masing-masing sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) yang dibayarkan setelah barang tersebut tiba di Makassar Sulawesi Selatan,” ungkapnya, bersama Bidhumas Polda Kepri, di Media Center Bidhumas Polda Kepri, Rabu, (11/11/2020).

Barang bukti berhasil diamankan polisi di Kantor J&T Expres saat penangkapan salah satu pelaku. Sementara pelaku masing-masing diamankan polisi di dua lokasi berbeda.

“Adapun jumlah keseluruhan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan dari kedua orang tersangka tersebut adalah seberat 3.147 gram,” ungkapnya lagi.

Kronogisnya, kata Muji Supriadi, pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 17.00 WIB, Tim Opsnal Subdit 2 mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada pengiriman narkotika jenis Sabu melalui jasa pengiriman J&T Expres Kota Batam.

No More Posts Available.

No more pages to load.