Diiringi Tangisan, Haikal dan Sofyan Dikuburkan

oleh -643 views
Pelajar SMPN 7 Tanjungpinang ikut mengantar jenazah ke tempat pengistirahatan terakhir korban tenggelam di Pantai Trikora. (Foto : Patar Sianipar)
height="100%"

Diiringi Tangisan, Haikal dan Sofyan Dikuburkan

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Drama pencarian dua siswa SMPN 7 Tanjungpinang, Haikal Fatra dan Sofyan Ramadhan, yang tenggelam di Pantai Serumpun Padi Emas (Pantai Trikora), Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Selasa, (4/2/2020), berakhir.

Jasad bocah ini, ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, Selasa (4/2/2020), sekira pukul 01.15 WIB dini hari. Tim SAR gabungan langsung melarikan mereka ke RSUP Kepri Ahmad Thabib, Batu 8 Atas Tanjungpinang. Selanjutnya, pihak keluarga menjemput untuk segera dimakamkan.

Haikal Fatra, dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Batu 10, sedangkan Sofyan Ramadhan, dimakamkan di TPU Batu 7 Tanjungpinang.

Seluruh guru dan siswa SMPN 7 terlihat ikut mengantar jenazah ke tempat pengistirahatan terakhir. Ratusan warga tidak ketinggalan. Dengan kerelaan, mereka berbaur untuk melepas kepergian siswa ini.

Tokoh masyarakat Tanjungpinang pun ikut melepas. Seperti Anggota DPRD Provinsi Kepri Daerah Pemilihan Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dan suami Wakil Walikota Tanjungpinang, Agung.

Prosesi pemakaman terlihat penuh haru. Siswa, guru dan warga yang menyaksikan, larut dalam suasana duka mendalam. Air mata mereka jatuh ke pipi menyaksikan jasad Haikal Fatra dan Sofyan Ramadhan dimasukkan ke liang lahat.

Wali Kelas 9.6 SMPN 7 Tanjungpinang, Sri Iriani, mengatakan, dalam kesehariannya di sekolah, korban anak yang baik. Mereka berprestasi.

Wali Kelas 9.6, SMPN 7 Tanjungpinang, Sri Iriani. (Foto : Patar Sianipar)

”Kami sama sekali tidak percaya mereka telah pergi. Semoga pihak keluarga tabah menerima cobaan ini,” kata Sri Iriani.

Dimatanya, sosok Sofyan Ramadhan adalah siswa yang penurut. Namun, ada keanehan yang terjadi, terutama beberapa hari jelang kepergiannya. Keanehan itu, korban sering dipanggil oleh guru.

”Padahal saya, sebagai wali Kelas, tahu betul, Sofyan Ramadhan bukan anak yang bandel. Tapi, jelang kepergiannya, sikapnya sidikit berubah. Biasalah, namanya juga anak-anak,” bebernya.

Beberapa siswa SMPN 7 yang sempat diwawancarai, ikut mengakui korban anak yang baik. Bahkan, banyak yang bilang, dalam kesehariannya, Haikal pandai bergaul.

Rano Saputra, Kelas 9.6 SMPN 7, menyebutkan, salah seorang korban, Sofyan Ramadhan, merupakan teman akrabnya sejak kelas 1. Sebagai teman akrab, tidak jarang mereka selalu bersama-sama.

Rano pun teringat jasa yang tidak bisa terbalaskan yang diberikan Sofyan Ramadhan. ”Ia mengajarkan saya berenang. Saat ini, saya telah pandai berenang. Sofyan Ramadha-lah yang mengajarkan saya,” katanya.

Saat jalan-jalan ke Pantai Trikora, Rano mengaku tidak ikut. Bukan karena korban tidak mengajaknya, melainkan ia ada kerja yang tidak bisa ditinggalkan.

”Saya ada ternak. Orang tua minta agar saya menjaga. Ketika Sofyan Ramadhan mengajak ke pantai, saya katakan tidak bisa ikut,” katanya. (Wak Tar)

BACA JUGA :
Empat Siswa SMPN 7 Tanjungpinang Tenggelam di Pantai Trikora
Dua Korban Ditemukan, Satu Tewas dan Satu Selamat
Dek, Kenapa Kau Pergi Duluan…?
Tangis Haru Iringi Kepergian Ronaldo Robinson Silaban
Haikal dan Sofyan, Pelajar SMPN 7 Yang Tenggelam di Pantai Trikora Ditemukan

Click to rate this post!
[Total: 8 Average: 4.6]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400