, , , , , ,

Dijanjikan Bekerja di Korea Selatan, Ternyata ABK Kapal Penangkap Ikan China

oleh
Dijanjikan Bekerja di Korea Selatan, Ternyata ABK Kapal Penangkap Ikan China 1
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, dan Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, menyampaikan, bahwa Ditreskrimum Polda Kepri berhasil Gagalkan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Kasus ini terungkap, ketika seorang nelayan, Azhar, menolong dua orang WNI yang sedang terapung, di sekitaran Perairan Kabupaten Karimun. (Foto : Humas Polda Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Dijanjikan Bekerja di Korea Selatan, Ternyata ABK Kapal Penangkap Ikan China
– Polda Kepri Gagalkan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sijori Kepri, Batam — Polda Kepri berhasil menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang. Kasus ini terungkap, ketika seorang nelayan, Azhar, menolong dua orang WNI yang sedang terapung, di sekitaran Perairan Kabupaten Karimun, berinisial AJ dan Inisial R, Minggu, (7/6/2020).

Hasil pengembangan kasus, ternyata dua orang ini, menjadi korban Perdagangan Orang yang dilakukan oleh tiga tersangka Inisial SD, Inisial HA alias A dan MHY alias D.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, dan Wadir reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, Senin, (15/6/2020), mengatakan, hasil interogasi awal didapati keterangan, bahwa korban telah melompat dari kapal Yu-Qing Yuan Yu 901. Dan pada saat diketemukan, kondisi kedua WNI tersebut dalam keadaan lemah, karena telah terapung-apung selama tujuh jam.

“Selanjutnya Ditreskrimum Polda Kepri melakukan Penyelidikan. Dan didapati informasi, bahwa ada beberapa orang tersangka yang berada di daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Tim Ditreskrimum Polda Kepri melakukan pengejaran dengan berkordinasi dengan tim Resmob Dittipidum Bareskrim Polri, serta Subdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” terang Harry Goldenhardt.

Selanjutnya, tim berhasil mengamankan seorang tersangka, berinisial SD di rumahnya, di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, (11/6/2020) sekira pukul 00.30 WIB. Hasil pengembangan, tim kembali berhasil mengamankan tersangka lainnya berinisial HA di daerah Jakarta Utara.

”Dan, Sabtu, (13/6/2020), tim kembali mengamankan tersangka lainnya berinisial MHY alias D di pejuang Bekasi Barat,” katanya.

Dari hasil interogasi, bahwa ada peran dari tersangka lainnya dalam pembuatan Dokumen berupa sertifikat Basic Safety Training (BST) bagi ABK Kapal. Peran tersebut dilakukan oleh empat orang tersangka, yang saat ini telah ditahan Polres Metro Jakarta Utara, karena kasus pemalsuan dokumen BST yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara, dengan identitas tersangka berinisial DT, RAS, SY dan ST,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Modus Operandi, Korban Diiming-imingkan Gaji Rp 25 Juta Sampai Rp 50 Juta

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner