Dilantik Dewi Ansar, Ranny Gusfita Sari Resmi Jabat sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang

oleh
Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, bersama Penjabat Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang, Ranny Gusfita Sari. (Foto : Ist)
Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, melantik Ranny Gusfita Sari sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, resmi melantik Ranny Gusfita Sari, sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang, di Gedung Daerah, Tanjung Pinang, Kamis, 21 September 2023.

Pelantikan ini dilaksanakan seiring dilantiknya Hasan, suaminya menjadi Penjabat Wali Kota Tanjung Pinang oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Dalam kesempatan itu, Dewi Ansar mengucapkan selamat kepada Ranny Gusfita Sari yang telah dilantik sebagai Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang. 

Dewi Ansar berharap Ketua TP PKK yang baru agar dapat menjalankan organisasi ini dengan penuh dedikasi.

“Selamat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan program-program PKK di Kota Tanjung Pinang dan pertahankan kerja sama dengan jalin komunikasi dengan organisasi lainnya untuk membangun Kota Tanjung Pinang yang lebih baik,” ucapnya.

Keberadaan TP PKK Kota Tanjung Pinang, lanjut Dewi, dianggap cukup memiliki peran yang strategis dalam rangka membantu kegiatan atau program-program pemerintah daerah.

“Memang ke depan TP PKK Kota Tanjung Pinang cukup mempunyai peran yang strategis dalam rangka membantu pemerintah mengurusi banyak hal, terutama fokus ke kesejahteraan keluarga, stanting, ekonomi keluarga, kesehatan lingkungan,” tuturnya.

Menurut Dewi, jika TP PKK Kota Tanjung Pinang bisa lebih meningkat perannya dalam menjalankan organisasi hal itu akan membantu pekerjaan pemerintah daerah.

“Jika TP PKK ini bisa optimal sebenarnya seperempat pekerjaan pemerintah sudah terbantu,” terangnya.

Selain itu, Dewi Ansar juga mengharapkan Tim Penggerak PKK Kota Tanjung Pinang dapat menjadi corong terdepan dalam mencegah stunting, mulai dari deteksi ibu hamil di wilayah Kota Tanjung Pinang. 

Setelah terdeteksi, lanjutnya, para kader diminta mencari tahu siapa saja ibu yang kehamilannya bermasalah, untuk selanjutnya diatasi. Sehingga bayi dapat lahir selamat, stunting dapat dicegah.

“Jangan sampai terjadi loss generation. Sebenarnya, jika 10 Program Pokok PKK dilakukan, semua persoalan akan beres. Ada nilai-nilai di masyarakat yang disampaikan dengan gaya ibu-ibu. Bagaimana menjelaskan anak-anak mencegah radikalisme, awas narkoba, pornografi, dan sebagainya,” ujarnya.

Dewi Ansar juga menyampaikan, bahwa PKK Provinsi Kepri telah mengembangkan Sistem Aplikasi Pos Pelayanan Terpadu (SIAP PANDU) untuk pencatatan dan pelaporan posyandu yang terintegrasi secara digital se-Provnsi Kepri.

“Mohon kiranya implementasi dari aplikasi ini kedepannya terus dilanjutkan dan dipantau di Kota Tanjung Pinang, karena aplikasi ini dikembangkan dalam mengelola Dasawisma-Dasawisma yang ada di Kepri, khususnya di Kota Tanjung Pinang,” harap Dewi.

Sementara itu, Penjabat Ketua TP PKK Kota Tanjung Pinang yang baru dilantik Ranny Gusfita Sari menyatakan siap membantu anggota dan mencegah stunting di wilayahnya, seperti yang dipesankan Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar. Dengan begitu, akan tercipta anak bangsa yang sehat dan berkualitas.

“Saya juga akan fokus pada peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tanjung Pinang, terutama dalam konteks pemulihan pasca pandemi di Kepri sektor pariwisata mulai meningkat, yang harus diikuti dengan pendampingan bagi UMKM,” katanya.

Turut hadir dalam pelantikan ini, Penjabat Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan, para Ketua Organisasi Wanita Provinsi Kepri dan Kota Tanjung Pinang, pada Kepala OPD Provinsi Kepri, para pengurus TP PKK Provinsi Kepri dan para pengurus TP PKK Kota Tanjung Pinang. ***

(ky)

Share and Enjoy !

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.