Disbud Kepri Mengaku Belum Tahu Persoalan Pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Kepri Periode 2019 – 2024 oleh Gubernur Kepri

oleh
Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kepri, Deddy Eka Saputra S.Sos MH. (Foto : Ist)

Tanjung Pinang, Sijori Kepri — Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri (Disbud Kepri) sebagai mitra strategis Dewan Kesenian Provinsi Kepri mengaku, belum mengetahui persoalan pelantikan jajaran Pengurus Dewan Kesenian Provinsi Kepri periode 2019 – 2024.

Dimana hingga hari ini Pengurus Dewan Kesenian Kepri belum dilantik, dan berharap Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad untuk melantiknya.

“Ya hingga hari ini kami belum mengetahui duduk persoalannya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kepri, HM Juramadi Esram, melalui Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kepri, Deddy Eka Saputra S.Sos MH, Kamis, 21 Juli 2022.

Dikatakan Dedy, pihaknya baru mengetahui sekiranya jajaran pengurus Dewan Kesenian belum dilantik Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

BACA JUGA :  Usai Dilantik, Juramadi Langsung Gelar Silaturahmi dan Bincang Budaya

Dikatakanya lagi, pihak Dewan Kesenian juga belum pernah mengutarakan baik secara lisan maupun tulisan, padahal beberapa pengurus sudah sering bertemu Kepala Dinas, baik di rapat, maupun pembicaraan kedai kopi.

“Terus terang, pak Kadisbud belum mengetahui persoalan ini. Sejak masuk Dinas Kebudayaan Januari tahun 2022, bertekad untuk majukan dunia kesenian di Kepri. Sekiranya disampaikan secara lisan atau tertulis melalui audience jajaran pengurus DK Kepri ke Dinas Kebudayaan,” ungkap Dedy.

Dengan cara menyampaikan visi misi pengurus dan harapan pelantikan oleh Gubernur Kepri, maka pihaknya bisa membantu memfasilitasi persoalan ini.

“Dan ikut turun rembuk saran pikiran tenaga, namun langkah ini tidak dilakukan pihak Dewan Kesenian Kepri,” ungkap Deddy Hood, panggilan akrab Deddy Eka Saputra ini.

BACA JUGA :  Besok LAM Kukuhkan Lembaga Konsultasi Penyuluhan Bantuan Hukum Kota Tanjung Pinang, Kajati Kepri Akan Hadir Berikan Tausyah

Menurutnya, Kadisbud Kepri sangat concern dengan dunia Kesenian dan Kebudayaan, bahkan pihaknya juga ikut prihatin sekiranya mengetahui Dewan Kesenian Kepri belum dilantik secara resmi.

Kedepan dia berharap agar sinergitas Dewan Kesenian Kepri dengan Dinas Kebudayaan dapat lebih ditingkatkan.

“Mari kita cari solusi bersama, agar pelantikan ini dapat terwujud,” ajak Deddy.

Satu hal yang patut diketahui juga, bahwa Ketua Dewan Kesenian bukan Kepala OPD, hingga harus dilantik dulu baru bisa bekerja.

“Dewan Kesenian sudah dapat bergerak menjalankan organisasinya, tanpa harus dilantik. Beda dengan Organisasinya Perangkat Daerah,” ungkap Deddy, sembari menginfokan bahwa Dewan Kesenian Kepri juga bingung kenapa persoalan pelantikan jadi dipersoalkan pihak lain, sementara Dewan Kesenian tenang tenang saja. (ds)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.