“DISPENDA GANDENG SATLANTAS” Gelar Razia Bersama

oleh

LINGGA (SK) — Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lingga, mengelar razia pajak kendaraan, di simpang 4 Wisma ria Dabo Singkep, yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB, Rabu, (27/07/2016).

Dalam razia ini, Dispenda menggandeng kerjasama dengan jajaran Satlantas Polres Lingga. Dalam razia tersebut, pihak Satlantas Polres Lingga tidak mengeluarkan tilang bagi pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat kendaraan mereka. Namun jika pajak kendaraan mereka mati, Dispenda akan menahan suratnya dan meminta agar pajak kendaraan mereka yang mati segera dibayar.

Disela-sela kegiatan razia, Ria Purwantari, mengatalan, Razia ini digelar untuk sosialisasi kepada masyarakat agar taat dalam membayar pajak. Karena, pajak merupakan salah satu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Dearah (PAD). Saat ini kesadaran masyarakat yang patuh membayar pajak kendaraannya masih dibawah 80 persen. Memang disetiap tahunnya, masyarakat yang membayar pajak kendaraannya, terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA :  Razia di Polresta Tanjung Pinang, 21 Unit Kendaraan Ditilang

“Kita berharap, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan ini terus meningkat, sehingga peningkatan PAD dari sektor pajak dapat memenuhi target,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lingga, AKP. Tasriadi, menyampaikan, razia yang digelar ini merupakan domennya Dispenda. Yang menjadi fokus adalah pewajib pajak kendaraan. Hal ini guna meningkatkan PAD daerah yang masih kecil dari sektor pajak kendaraan. Jadi, kita dalam razia ini hanya mendampingi Dispenda, kita tidak mengeluarkan tilang pada razia kali ini.

“Dalam razia ini kita dari Satlantas mendampingi Dispenda, jadi kita tidak mengeluarkan tilang bagi pengendara. Solusinya bagi mereka yang pajak kendaraannya mati, oleh Dispenda suratnya ditahan dan disuruh membayar pajak kendaraan yang mati tersebut,” terangnya.

BACA JUGA :  54 Kendaraan Terjaring Razia “SATLANTAS KARIMUN”

Dalam razia ini, lanjut Tasriadi, ada beberapa pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, seperti STNK dan SIM. Namun, kita meminta jika tinggal di rumah agar surat-surat tersebut diambil, jika suratnya telah ada silahkan kendaraannya dibawa pulang.

“Dalam razia ini ada pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor, namun kita tidak ada menemukan pengendara yang membawa kendaraan mereka yang tidak memiliki satu surat pun alias bodong,” unggahnya. (SK-Pus)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.