, ,

Ditresnarkoba Polda Kepri Terima Limpahan Kasus Narkotika

oleh
Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, menerima limpahan kasus Narkotika dari Bea dan Cukai Kota Batam terhadap 1 (satu) orang tersangka berinisal BS alias J. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, menerima limpahan kasus Narkotika dari Bea dan Cukai Kota Batam terhadap 1 (satu) orang tersangka berinisal BS alias J, yang melakukan tindak pidana Narkotika jenis Sabu, pada Jumat, (06/08/2021).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, tersangka berinisal BS alias J berhasil diamankan di pintu masuk X Ray keberangkatan lantai I Bandara Hang Nadim Kota Batam, oleh petugas Avsec yang sedang bertugas.

“Dari hasil pemeriksaan test urine, pelaku berinisial BS alias J positif Methapetamin,” kata Kombes Pol Harry Goldenhardt, didampingi Dir Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi, Senin, (15/08/2021).

Kronologis kejadian berawal saat seorang tersangka berinisal BS alias J berhasil diamankan di pintu masuk X Ray keberangkatan lantai I Bandara Hang Nadim Kota Batam, pada hari Jumat, 6 Agustus 2021, sekira pukul 06.00 WIB oleh petugas Avsec yang sedang bertugas.

BACA JUGA  Polres Bintan Kejar Pemilik 2 Kg Narkotika Hingga Ke Sumbawa

Disampaikan Harry lagi, bahwa petugas Avsec mencurigai salah seorang penumpang berinisial BS alias J yang akan berangkat menuju Jakarta. Kemudian, petugas Avsec membawa orang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas membawa pelaku BS alias J ke rumah sakit Awal Bros untuk dilakukan pemeriksaan Rontgen badan. Dari hasil pemeriksaan rontgen tampak 3 (tiga) bayangan benda mencurigakan di bagian anus.

“Diketahui bahwa benda tersebut merupakan Narkotika jenis Sabu. Dan pada Jumat siang, petugas Bea dan Cukai Kota Batam melimpahkan perkara ke Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Harry Goldenhardt.

Adapun barang bukti yang dilimpahkan, lanjut Harry, antara lain 3 (tiga) bungkus balut kondom berwarna hitam dan plastik bening serbuk kristal diduga Narkotika jenis Sabu seberat 197,1 gram.

“Kemudian, turut diamankan juga 1 (satu) unit Handphone merk Oppo, 1 (satu) lembar KK, 2 (dua) Lembar E-Ticket pesawat tujuan Jakarta, dan uang tunai sebesar Rp 478.000,- ,” ujar Harry.

Atas perbuatanya tersangka dapat dikenakan Pasal 114 ayat (2) Dengan ancaman hukuman minimal 6 (enam) tahun penjara dan paling lama 20 tahun dan atau Pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Wak Dar)

BACA JUGA  6 Pelaku Narkotika Seberat 195,74 Gram Diringkus di Batam

No More Posts Available.

No more pages to load.