DKP Kepri Gelar Pertemuan Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak

oleh

BATAM (SK) — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK) DKP Provinsi Kepri TA 2015. Kegiatan tersebut diselenggarakan mulai tanggal 5 hingga 7 Mei 2015, dibuka secara resmi oleh Kepala DKP Kepri Kepri Drs H Raja Ariza MM, bertempat di Pusat Informasi Haji (PIH), Kota Batam, Selasa (5/5/2015).

Dalam sambutannya Kepala DKP Kepri Drs H Raja Ariza MM mengatakan, Penyuluhan Perikanan merupakan proses pembelajaran bagi Pelaku Utama, agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan diri dalam mengakses Informasi Pasar, Teknologi, Permodalan, dan Sumberdaya lainnya, sebagai upaya untuk meningkatkan Produktivitas, Efisiensi Usaha, Pendapatan, dan Kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi Lingkungan Hidup (UU Nomor 16; Tahun 2006).

“Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan, mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan,” ujar Ariza.

“Sasaran utama penyuluhan ini adalah para pelaku utama dan pelaku usaha,” ujarnya lagi.

BACA JUGA  Tanjungpinang Juara 1 Lomba Masak Menu Keluarga Serba Ikan

Dikatakannya, Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak mempunyai tugas dan tanggungjawab melakukan kegiatan penyuluhan kelautan dan perikanan di wilayah tempat tugas dalam mendukung program dan kegiatan bidang kelautan dan perikanan di Provinsi Kepri. Mengumpulkan dan melaporkan data sumber daya perikanan budidaya, tangkap dan pengolahan serta pelaku utama dan pelaku usaha sesuai potensi wilayah kerja sebagai bahan perencanaan pendampingan di wilayah binaannya.

Selain itu, kata Ariza, membuat rencana kegiatan penyuluhan/pendampingan, membimbing pelaku utama dan pelaku usaha dalam merencanakan kegiatan usaha perikanan, melakukan kegiatan penyuluhan/pendampingan teknologi maupun manajemen usaha para pelaku utama, melakukan kerjasama dengan pihak lembaga keuangan dalam rangka menjadikan pelaku utama/pelaku usaha perikanan yang mampu mengakses sumber-sumber permodalan untuk menghasilkan pelaku utama/pelaku yang bankable.

“Serta melakukan koordinasi dengan Dinas yang membidangi kelautan dan perikanan dan instansi terkait lainnya di wilayah kerjanya dan menyusun Programa Penyuluhan di wilayah kerja masing-masing pada awal tahun,” beber Ariza.

Ariza menjelaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi Tenaga Penyuluh Perikanan, meningkatkan kemampuan Tenaga Penyuluh Perikanan dalam penyusunan Programa Penyuluhan, serta untuk dapat mengimplementasikan pengetahuan penyuluh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

BACA JUGA  Polres Lingga Laksanakan Penyuluhan Terhadap Masyarakat

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wahana tukar pikiran tentang bidang tugas antara sesama peserta dengan nara sumber,” jelasnya.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti 66 peserta berasal dari perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupate/Kota, Kepala Balai Budidaya Laut Batam, Kepala LPPMHP Tanjungpinang, KUB dan Bank Indonesia.

Hadir sebagai narasumber antara lain, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri dan Pembina Forum KUB Kota Batam. (SK-RM)

DKP Kepri Gelar Pertemuan Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (Photo : Ruddi)
DKP Kepri Gelar Pertemuan Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (Photo : Ruddi)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.