DPRD Batam Minta Pemko Optimal “TANGANI BANJIR”

oleh
Rapat Kerja Anggaran (RKA) Komisi III DPRD Batam bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam. (Foto : Darma)

DPRD Batam Minta Pemko Optimal “TANGANI BANJIR”

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — DPRD Kota Batam mengharapkan Pemko Batam menggunakan anggaran APBD tahun 2019 tepat sasaran. Harapan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Anggaran (RKA) Komisi III DPRD Batam bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam, Jumat, (23/11/2018).

Rapat yang dimulai pukul 15.00 WIB, menghadirkan Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko, serta anggota DPRD Batam.

Beberapa pembahasan yang dibahas seperti upaya penanggulangan banjir yang kerap kali terjadi, di beberapa titik di Kota Batam. Sehingga memungkinkan untuk dicarikan solusi agar bisa di tanggulangi secepat mungkin.

“Beberapa hari lalu hujan lebat mengguyur Batam. Beberapa lokasi digenangi air. Seperti Simpang Base Camp, Batu Aji sampai ke Muka Kuning. Bahkan diarah tanjakan Daeng, air meluap ke permukaan jalan. Dulu tidak ada banjir. Karena masih hutan. Sekarang hampir dimana-mana banjir. Belum lagi di pasar melayu dan dekat Putra Batam juga digenangi. Ini harus menjadi perhatian Pemko,” kata Komisi III DPRD Batam, Nono Hadi Siswanto.

Komisi III DPRD Lainnya, Amintas Tambunan, manambahkan, penanganan banjir ini menjadikan skala prioritas dan harapan DPRD supaya titik-titik banjir bisa diatasi secara cepat. Agar menjawab kebutuhan masyakat, seperti Sei Lekop yang paling parah di daerah itu. Hampir setiap hujan terendam sampai 60 cm dan bagaimana pengendaliannya itu yang perlu ditanggapi. Karena ini bisa menimbulkan kerusakan jalan akibat rendaman banjir. Dan ini perlu ada komitmen dari kita bersama untuk menyelsaiakan pekerjaan itu,’ ‘kata Amintas.

Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam, Yumasnur, mengatakan, titik-titik banjir itu memang kita sudah berusaha mengatasinya. Namun masih juga ada beberapa titik yang masih ada.

”Bahkan kita juga sudah menyampaikan ke Jakarta dan ketemu dengan Dirjen Kementerian PU. Kita juga sudah punya titik-titik dan sketsanya, serta tahun 2019 nanti, ada 7 titik yang saya programkan. Contoh Simpang Kabil, Simpang Raya arah Punggur, Kampung Melayu atau Pasar Melayu, Putri Tujuh dan lainnya. Dan itu sudah menjadi fokus di tahun 2019 di Kementrian PU,” katanya. (Darma)

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]