DPRD Bintan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Bintan Tahun 2021

oleh
Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo, menerima LPKj tahun 2021 dari Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, disaksikan Wakil Ketua 1 DPRD Bintan, Fiven Sumanti, Wakil Ketua 2 DPRD Bintan, Agus Hartanto, serta Sekda Bintan Adi Prihantara. (Foto : Ist)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat memaparkan LKPj Bupati Bintan tahun 2021
Suasana rapat paripurna DPRD Bintan
Sejumlah anggota DPRD Bintan hadir dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian LPKj Bupati Bintan tahun 2021.
Sejumlah anggota DPRD Bintan hadir dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian LPKj Bupati Bintan tahun 2021.
Sekda Bintan Adi Prihantara bersama sejumlah Kepala OPD Bintan menghadiri rapat paripurna

Sijori Kepri, Bintan — DPRD Kabupaten Bintan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKj) Bupati Bintan tahun 2021, di ruang rapat utama Kantor DPRD Bintan, Senin, (28/03/2022).

Rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKj) Bupati Bintan tahun 2021 tersebut dipimpin Wakil Ketua 1 DPRD Bintan, Fiven Sumanti, dan dihadiri Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo, serta Wakil Ketua 2 DPRD Bintan, Agus Hartanto, dan segenap Anggota DPRD Bintan, serta Sekda Bintan, Adi Prihantara dan beberapa Kepala OPD Bintan.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dalam laporannya memaparkan realisasi APBD Kabupaten Bintan tahun 2021. 

Roby menyampaikan, jika realisasi belanja daerah yang terealisasi sebesar 91,16 persen atau sebesar Rp 1,12 triliun lebih dari target 1,23 triliun lebih.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah dari penurunan Silpa dianggarkan sebesar Rp 149 miliar lebih dan terealisasi Rp 149 mililar lebih atau 100 persen.

Sementara pembiayaan untuk penyertaan modal investasi sebesar Rp 1,6 miliar terealisasi 100 persen, sehingga total pembiayaan netto yang dianggarkan sebesar Rp 147,49 miliar lebih dan terealisasi 100 persen.

BACA JUGA  Pandangan Umum Fraksi DPRD Lingga Terkait 3 Ranperda Yang Diusulkan Bupati Lingga

Roby juga memaparkan, dalam misi pertama pencapaian tentang bagaimana mewujudkan Kabupaten Bintan sebagai daerah tujuan investasi yang bedaya saing dengan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal terutama dibidang pariwisata dan kelautan.

“Pada tahun 2021 realisasi inestasi mencapai USD 1,55 miliar atau setara dengan Rp 22,2 triliun lebih. Dengan rincian penanaman modal asing sebesar Rp 21 trilun dan penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 1,13 triliun lebih,” paparnya.

Upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan investasi ini, lanjut Roby, selain promosi investasi juga dilakukan optimalisasi penyelenggaraan perizinan terpadu yang terkait dengan penerbitan izin dan non izin yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

“Pada tahun 2021 ada 806 izin yang telah diproses, terdiri dari 420 izin dan 386 izin non investasi,” ungkapnya.

Sementara untuk program pengelolaan perikanan tangkap dengan penyediaan prasarana usaha perikanan tangkap. Roby menjelaskan, sepanjang tahun 2021 hasil produksi perikanan tangkap mencapai 57.131 ton melampaui target yang ditetapkan sebanyak 56.801 ton.

Untuk meningkatkan kapasitas pengembangan dan pengelolaan perikanan budidaya telah dilakukan beberapa program, salah satunya penyediaan prasarana pembudidayaan ikan dan penjaminan ketersediaan sarana pembudidayaan ikan.

BACA JUGA  Pansus DPRD Beri Catatan Buat “PEMKO TANJUNGPINANG”

“Hasil dari produksi perikanan budidaya mencapai 2.241 ton melampaui target sebanyak 2.240 ton,” klaimnya. ***

Foto dan Narasi : Oxy

 

No More Posts Available.

No more pages to load.