Dua Pengedar Narkoba Dituntut 15 Tahun

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

– Jaringan Lapas Hasil Tangkapan BNN Kepri.

TANJUNGPINANG (SK) — Suryadi alias Gembot (31) dan Suwanto alias Acai (28), dua terdakwa kasus narkoba dituntut selama 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haryo Nugroho SH, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (24/03/2015).

Kedua terdakwa dinilai terbukti secara sah bersalah melawan hukum tindak pidana tentang UU Narkotika, sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 Jo 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana narkoba.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini agar menyatakan kedua terdakwa dinyatakan bersalah mengkonsumsi narkoba. Kami juga Meminta agar majelis hakim menjatuhi para terdakwa dengan hukuman penjara selama 15 tahun kurungan non denda,” ungkap JPU Haryo Nugroho SH.

Sedangkan barang bukti berupa, satu plastik shabu seberat 0,9 gram, satu paket shabu seberat 0,3 gram, satu paket shabu seberat 03, dan satu paket shabu seberat 0,73 gram serta enam butir pil ekstasi seberat 2,2 gram, dirampas untuk dimusnahkan.

Jalannya sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dame Parulian Pandiangan SH, didampingi Iwan Irawan SH dan Sugeng SH.

Dalam sidang terungkap, pengungkapan perkara berawal, Selasa (14/10/2014) sekira pukul 15.30 WIB, ketika terdakwa Acai datang ke kos terdakwa Gembot di jalan Nila Batu Hitam untuk memberikan informasi, agar ia disuruh pergi ke Lapas KM 18, besok harinya, untuk mengambil Shabu dari Landa Trinaldo alias aldo, (Napi-red) tersebut.

Sesampainya di Lapas, Rabu (15/10/2015), terdakwa Gembot kemudian menyerahkan uang Rp13 juta kepada Acai.

Acai pergi ke Lapas sekitar pukul 10.00 WIB pagi, kemudian bertemu saksi Aldo sembari menyerahkan uang Rp13 juta tadi. Tidak lama berselang, Aldo menyuruh Acai menunggu diparkiran sepeda motor di Lapas.

Beberapa menit kemudian, Acai dihubungi Aldo agar mengambil kotak rokok Marlboro merah yang diselipkan disalah satu sepeda motor diparkiran. Setelah diambil, Acai langsung menemui Gembot di jalan MT Haryono, batu 3, dan kotak rokok itu kemudian diserahkan ke Gembot. Saat diperiksa, dalam kotak rokok itu berisi seperempat (1/4) ons shabu.

Sebelumnya Acai juga mengaku pernah mengambil ekstasi dari Aldo sebanyak 50 butir, dan juga diserahkan ke terdakwa Gembot. Hasil penyelidikan anggota BNN Kepri, mendapatkan terdakwa Gembot dan Acai di jalan Nila batu hitam, dalam kosan yang ditempati Gembot.

Dikosan itu, petugas BNN menemukan sebanyak 6 butir pil ekstasi di lantai. Disamping itu, petugas juga mendapati ekstasi merek Mercy sebanyak 22 butir, di dalam mobil Avanza BP 1422 YW, yang disewa terdakwa Gembot .

Setelah ditimbang, berat barang bukti Shabu tersebut sebanyak 2,04 gram. Sementara jumlah pil ekstasi sebanyak 28 butir.(SK-APN)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner