Edarkan Sabu Seberat 0,5 Kg di Tanjung Pinang, Wanita Ini Divonis 9 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim

oleh
Majelis Hakim memvonis 9 tahun penjara terdakwa Miskanik saat sidang di Pengadilan Negeri Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG – Edarkan Narkotika jenis Sabu seberat 0,5 Kg (500 gram), wanita asal Tanjung Pinang, Miskanik, divonis selama 9 (sembilan) tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pinang, Selasa, 6 Desember 2022. 

Sidang kasus Narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pinang ini dipimpin Ketua Majelis Hakim, Justiar Ronald SH, dan didampingi oleh 2 (dua) hakim anggota, yakni Siti Hajar SH dan Risbarita SH, menyatakan, bahwa terdakwa Miskanik terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika sebagai mana dakwaan pertama penuntut umum.

“Perbuatan terdakwa telah terbukti bersalah sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 9 tahun,” ujar majelis hakim.

BACA JUGA :  Nurdin Serahkan Penghargaan "BIDANG PENDIDIKAN"

Disebutkan, selain hukuman badan, terdakwa Miskanik juga harus membayar denda senilai Rp 1 Miliar. Apabila tidak dibayarkan, maka akan digantikan atau subsider dengan 3 bulan kurungan penjara.

Sementara barang bukti berupa 1 (satu) paket narkoba jenis Sabu dengan berat 500 gram dirampas untuk dimusnahkan.

Mendengar hukuman itu, terdakwa Miskanik menyatakan menerima hukuman tersebut. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir, untuk melakukan banding atau tidak.

Sebab, sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun, dan denda Rp 1 Miliar subsider 3 bulan kurungan.

Dalam sidang terungkap, bahwa terdakwa Miskanik bersama Tri Agustina (dilakukan penuntutan secara terpisah) pergi mengambil 500 gram sabu milik saksi Fitrarullah, pada Sabtu, 14 Mei 2022, di Jalan Dompak Lama, Tanjung Pinang.

BACA JUGA :  Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 6 Tersangka

Kemudian terdakwa membawa Sabu tersebut di kediaman Tony (dilakukan penuntutan secara terpisah) di Komplek Ruko Pondok Gurindam, Tanjung Pinang.

Selanjutnya terdakwa Miskanik dan Tri Agustina menyebarkan Sabu di Kilometer 10, sekitaran depan sekolah SMP Negeri 7 dan di Jalan Hang Lekir, Tanjung Pinang.

Masing-masing Sabu yang disebar itu memiliki berat 1 (satu) ons hingga setengah ons. Dalam hal ini, terdakwa menerima upah Rp 1,5 juta oleh saksi Tri Agustina.

Terdakwa bersama saksi Tri Agustina ditangkap oleh Satres Narkoba Polresta Tanjung Pinang, pada Senin 16 Mei 2022, yang lalu, di Komplek Ruko Pondok Gurindam Nomor 8, Jalan Kijang Lama, Tanjung Pinang.

Dari penangkapan tersebut, Satres Narkoba Polresta Tanjung Pinang berhasil menemukan 3 (tiga) paket Sabu yang dibungkus plastik transparan, alat timbang digital hingga seperangkat alat hisap Sabu. (Asf)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.