Empat Pelajar Terjaring Razia Balap Liar

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Sebanyak empat pelajar di Tanjungpinang, kembali terjaring dalam razia aksi balap liar dan geng motor yang dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang serta Satpol PP, di kawasan jalan Basuki Rahmat, Minggu dini hari (08/03/2015).

Mereka diamankan petugas bersama 3 orang yang diduga sebagai pelaku balap liar lainnya, setelah lari terbirit-birit melihat kedatangan mobil patroli, kemudian berusaha bersembunyi disalah satu kawasan tersebut.

Selain itu, tim tersebut juga mengamankan satu kendaraan roda dua, Yamaha F1zR BP 4658 DT warna putih, yang ditinggal kabur pengendaranya, usai terjatuh di Jalan Pramuka, setelah melihat tim patroli membubarkan balap liar, termasuk sorang pria yang tengah mabuk dan terlentang di Jalan Raja Haji Fisabilillah.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Heri Sujadi melalui Kanit Patroli, Ipda Zubaidah mengatakan, upaya yang dilakukan petugas tersebut atas banyaknya laporan masyarakat yang merasa resah ulah aksi balap liar di jalan Basuki Rahmat, oleh sekelompok pemuda, termasuk remaja kepada pihak Polres Tanjungpinang.

BACA JUGA  Warga Apresiasi Respon Cepat Kasatlantas Polres Tanjungpinang

“Sebenarnya dalam kegiatan kita kali ini bukan untuk melakukan tindakan penangkapan, namun lebih difokuskan untuk membubarkan aksi balapan liar yang masih ada dibeberapa titik di daerah ini,” ucap Zubaidah.

Disampaikan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga melakukan patroli untuk membubarkan adanya aksi sekumpulan kelompok diduga geng motor yang tengah nongkrong dipinggiran jalan.

“Ada sejumlah kelompok motor yang terpaksa kita bubarkan saat mereka berkumpul, karena dapat memancing tindakan yang tidak diinginkan natinya,” ucap Zubaidah.

Menurut Zubaidah, kegiatan seperti ini kedepannya akan terus dilakukan pihaknya dan Satpol PP agar Ketertiban, Kenyaman dan Keindahan di Kota Tanjungpinang bisa di rasa masyarakat dan pengguna jalan.

“Padahal pagi sebelum razia antisipasi ini, kita sudah memberitahu akan ada kegiatan ini melalui Radio. Selain itu, kami juga sudah sering memberikan sosialisasi di Sekolah-sekolah. Tapi masih ada aksi balapan liar ini,” ungkapnya.

Disampaikan, pihaknya mengamankan tujuh orang yang mana mereka ini kedapatan melempar salah satu mobil patroli Satpol PP yang tengah melakukan razia.

BACA JUGA  Polisi Bubarkan Kelompok Balap Liar

“Mereka kami kejar, dan kami amankan ke Polres. Untuk dimintai data dirinya. Adapun inisial mereka yang diamankan ini yakni, CH, RH, YF, NN, TR, PJ, DI. Dari tujuh ini empat orang diantaranya masih Pelajar,” terang Zube.

Ditambahkannya, setelah di data. Ketujuh orang ini di perbolehkan pulang, namun harus pihak keluarganya yang menjemput.

“Sebelum di lepas, kita lebih dulu beri nasehat, dan dijemput oleh orang tuanya masing-masing. Kami beritahu kesalahan anaknya apa, baru kami perbolehkan pulang dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” ucapnya.

Menyikapi masih adanya balapan liar di kawasan Basuki Rahmat, anggota DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto mengatakan pihaknya mendukung razia antisipasi balap liar yang digelar ini. Hal seperti ini memang harus dilakukan.

“Kalau tidak dilakukan razia antisipasi seperti ini, mereka makin marajalela melakukan kebut-kebutan secara liar di jalan raya,” kata Agus.

Menurutnya, banyak warga yang mau melintas dikawasan yang digunakan sebagai ajang kebutan tersebut menjadi takut. Karena ramainya orang di jalanan itu.

BACA JUGA  Polsek Kundur Amankan “BALAP LIAR”

“Warga sekitar dan pengguna jalan lainnya pun menjadi resah. Semoga kedepannya, razia yang digelar ini masih terus dilaksanakan dan dapat memberi efek jera untuk mereka yang melakukan balapan secara liar,” ucapnya (SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.