, , , , ,

Empat Pembobol Kios “DI CIDUK POLRES TANJUNGPINANG”

oleh
Empat Pembobol Kios “DI CIDUK POLRES TANJUNGPINANG” 1
Empat Pembobol Kios di Ciduk Polres Tanjungpinang. (Foto : Munsyi Bagus Utama)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

TANJUNGPINANG (SK) — Empat orang pembobol kios yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, milik Jumaga Limbong (30), yang beralamat di Jalan Aisyah Sulaiman, RT/RW 01/04, Kecamata Bukit Bestari, di ciduk Satuan Reserse Polres Tanjungpinang, setelah polisi melakukan penyelidikan melalui informasi adanya seorang yang menjual HandPhone yang diduga barang curian.

Empat orang itu antara lain, Rafael Laga alias Oscar (25), beralamat di Jalan Brigjen Katamso depan STTI Tanjungpinang, Emanuel Goran alias Erman (29), yang tinggal di Jalan Kampung Ideal, RT/RW 02/019, Kelurahan Belian, Batam Kota, yang kos di Jalan Brigjen Katamso, depan Mesjid Al-Qaidah, Tanjungpinang, Frengki (23), yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso KM 2, dan Bayu Agung Syahida (23), yang tingal di Jalan Hutan Lindung, RT/RW 004/005 No 1, Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro, didampingi Kasat Reskrim, dan Kasubag Humas AKP Zalukhu, menjelaskan di depan awak media, bahwa, pada hari Jumat, (28/10/2016), pelapor (korban) menutup warungnya yang berada di depan rumahnya, sekita Pukul 03:00 WIB. Kemudian sekitar pukul 06:00 Wib, pelapor bangun tidur menuju kiosnya, dan terkejut melihat engsel kios sudah terbuka, dan barang dagangan milik pelapor sudah tidak ada lagi.

“Pelapor terkejut melihat engsel kiosnya sudah dalam keadaan terbuka, dan barang dagangannya sudah tiak ada lagi, sehingga pelapor menderita kerugian sekitar Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah),” papar Kapolres dalam press rilisnya, Senin, (21/11/2016).

Kapolres menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan, didapat informasi ada seorang yang menjual HandPhone yang diduga barang curian, kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka Emanuel Goran alias Erman.

Dari hasil Interogasi, Emanuel mengaku melakukan pencurian bersama tiga temannya. Kemudain polisi melakukan penangkapan terhadap Frengki, Rafael Laga Bin Oscar, dan Bayu Agung Syahida.

Atas perbuatannya, ke empat tersangka di jerat dengan Pasal 363 KUHP Pidana, dengan ancaman 7 (tujuh) tahun penjara. (SK-MU/C)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner