,

FSPMI “UNJUK RASA” di DPRD Batam

oleh
FSPMI “UNJUK RASA” di DPRD Batam 1
Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Arwin A Wientama SH SIK MH, memimpin apel pembubaran tim pengamanan. (Foto : Nda)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

FSPMI “UNJUK RASA” di DPRD Batam

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), di halaman gedung DPRD Batam, berjalan lancar dan aman. Aksi tersebut memang betu-betul berjalan damai sesuai dengan judulnya, yakni aksi unjuk rasa damai.

Hal itu disampaikan oleh Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Arwin A Wientama SH SIK MH, usai memimpin apel pembubaran tim pengamanan, di halaman gedung DPRD Batam, setelah aksi unjuk rasa oleh buruh itu selesai, Selasa, (2/10/2018).

“Alhamdulillah aksi unjuk rasa damai hari ini oleh kawan-kawan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini, berjalan aman dan damai. Sesuai dengan judulnya ya, aksi unjuk rasa damai. Dan betul-betul damai ya ini. Terima kasih saya ucapkan pada semuanya, termasuk kepada para awak media yang meliput aksi ini,” kata Arwin, sambil tersenyum.

Tim pengamanan untuk aksi unjuk rasa damai tersebut, lanjutnya, terdiri dari 180 personil, yakni dari Polresta Barelang dan Polsekta, serta di back up juga dari Polda Kepri.

“Oh ya, jadi untuk tim pengamanan ini, ada 180 personil, dari Polresta Barelang dan juga Polsekta, serta di back up dari Polda Kepri, tadi ada Bapak Nur Santikno,” lanjut Arwin.

Tim pengamanan kembali ke tempat tugasnya masing-masing setelah pihaknya merasa bahwa keadaan atau situasi sudah betul-betul sudah aman. Dimana seluruh pengunjuk rasa sudah beranjak pulang semuanya dari gedung wakil rakyat dan tidak ada kendala lainnya juga.

“Kami akan segera pulang menuju tempat tugas kami masing-masing. Terima kasih semua dan mari kita jaga Batam ini tetap aman dan damai, sehingga semua aktivitas bisa berjalan lancar,” jawab Arwin.

Perlu di ketahui sebelumnya, bahwa FSPMI telah menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman kantor gedung DPRD Kota Batam, dengan membawa beberapa tuntutan – tuntutannya, pada hari, Selasa, 2 Oktober 2018.

Aksi tersebut di terima langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto SH MH. Selain Nuryanto, Wakil Ketua 2, Iman Sutiawan dan juga Ketua Komisi 1, Budi Mardianto, serta dua anggota DPRD lainnya, yakni Luther dan Sukaryo juga ikut menemui para pengunjuk rasa.

“Syukurlah, aksi unjuk rasa ini, bisa berjalan dengan baik, berjalan lancar dan aman. Damailah ya,” kata Nuryanto, usai menerima perwakilan dari pengunjuk rasa.

Pada unjuk rasa itu, ada 4 tuntutan yang disampaikan, antar lain, yaitu menolak PP 78, menolak seminar IMF di Nusa dua Bali, menolak kenaikan sembako, dan juga kenaikan listrik, serta meminta bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menjadi bencana nasional. (nda)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner