Granat Kepri Minta Tersangka Narkoba Ditindak Tegas

oleh

– Polisi Diharapkan Tidak Diskriminasi.

TANJUNGPINANG (SK) — Ketua DPD Gerakan Anti Narkotika (Granat) Kepri Syamsul Paloh mengharapkan kepada pihak kepolisian Polres Tanjungpinang maupun Badan Narkotika Kota (BNK) Tanjungpinang untuk bertindak tegas kepada setiap tersangka narkoba. Dan berperan aktif dalam hal pencegahan dan penindakan peredaran narkotika di Kepri.

“Jangan sampai ada indikasi diskriminasi terhadap proses hukum pelaku tindak pidana narkotika, walaupun tersangka narkoba merupakan anak seorang pengusaha, ataupun anak dari pejabat, TNI dan Polri sekalipun,” tegas Syamsul Paloh kepada Sijori Kepri, Senin (6/4/2015).

Dijelaskannya, mengacu pada Undang-Undang (UU) No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, semua pemakai, pengedar atau bandar, proses hukumnya akan serupa dimuka hukum, tidak ada diskriminatif, anak pengusaha, anak pejabat daerah, sekalipun anak dari aparatur negara, semua diperlakukan sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

BACA JUGA  BNN di Minta Periksa Jajaran Pemkab Lingga

Beberapa hari lalu, diketahui salah seorang anak pengusaha yakni Putranto alias Aheng diamankan pihak Satnarkoba Polres Tanjungpinang yang diduga membawa dua paket besar narkoba jenis sabu-sabu di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Sabtu (4/4/2015) pukul 18.30 Wib kemarin dalam razia gabungan Satnarkoba, Kesatuan Keamanan Pantai (KKP) serta Satuan Sabhara Polres Tanjungpinang melakukan operasi rutin.

Dalam kasus tersebut, DPD Granat Kepri akan terus memantau kasus ini sampai dipersidangan dan berkekuatan hukum tetap dan bila perlu sampai pada tahap rehabilitasi dan hukuman penjara.

“Agar kedepannya, para pecandu, pengedar atau bandar dapat mendapatkan efek jera untuk tidak lagi menyalahgunakan narkotika jenis apapun,” tegasnya.

Ditempat terpisah Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Abdur Rahman membenarkan telah menangkap Putranto alias Aheng, seorang penumpang kapal feri dari Malaysia yang membawa narkoba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Dalam razia gabungan tersebut, tersangka telah menyadari adanya razia dan sempat melempar dua bungkus yang diduga paket sabu ke laut.

BACA JUGA  Seorang Wanita di Kelurahan Kamboja Diringkus Polres Tanjung Pinang

“Berkat kejelian anggota kepolisian. Dua paket sabu yang dibuang tersangka dari saku celananya berhasil ditemukan oleh anggota kepolisian, setelah menyisir permukaan laut dengan mengunakan kapal motor milik warga sekitar,” ungkap AKP Abdur Rahman.

Saat diintrogasi, tersangka Aheng mengakui dua paket sabu yang sengaja dibuang itu adalah barang miliknya yang dibelinya dari salah satu rekannya di Malaysia. Namun, hingga saat ini, penyidik Satnarkoba Polres Tanjungpinang masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap tersangka Aheng atas tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

“Kita masih melakukan pendalaman sejauh mana keterlibatan tersangka Putranto alias Aheng Penguin ini, apakah dirinya sebagai pecandu, pemakai tidak aktif atau pengedar, hal itu akan terungkap nantinya ketika proses penyelidikan kita lakukan terhadap tersangka,” ujar Rahman.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media Kepala BNK Tanjungpinang Kompol Ahmad Yani mengaku, pihaknya tidak dilibatkan dalam kegiatan razia gabungan tersebut.

“Sudah sepekan saya berada di Jakarta, apa yang dilakukan Satnarkoba dan petugas KKP dan Satuan Sabhara beberapa waktu lalu, tidak melibatkan BNK Tanjungpinang,” tutupnya. (SK-R.Nst)

BACA JUGA  Seorang Wanita Ditangkap di Rumah Jalan Akasia Tanjung Pinang

No More Posts Available.

No more pages to load.