ANAMBAS

Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Ponton HDPE Pelabuhan Tarempa Senilai Rp2,2 Miliar, Sekaligus Tinjau Proyek Rp14,9 Miliar di Letung

×

Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Ponton HDPE Pelabuhan Tarempa Senilai Rp2,2 Miliar, Sekaligus Tinjau Proyek Rp14,9 Miliar di Letung

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meresmikan Ponton HDPE Pelabuhan Tarempa Senilai Rp2,2 Miliar. (Foto : Ist)
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat meresmikan Ponton HDPE Pelabuhan Tarempa Senilai Rp2,2 Miliar. (Foto : Ist)

ANAMBAS — Selama kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan Dermaga Apung (Ponton) High Density Polyethylene (HDPE) di Pelabuhan Tarempa pada Senin (6/5). Proyek ini dilaksanakan pada tahun 2023 melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dengan anggaran sebesar Rp2,2 miliar. Dermaga ini memiliki spesifikasi alat apung HDPE, struktur HDPE, rangka marine aluminium, dan lantai WPC dengan sistem knockdown. Ukuran ponton HDPE adalah 4,5 m x 8 m, gangway seluas 1,8 m x 10 m, dan trestel 4,5 m x 3 m. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh kontraktor CV Teluk Sangka Bahari dengan konsultan supervisi CV Skala Multi Rekayasa Konsultan.

Dermaga apung ini merupakan satu dari sembilan proyek Dermaga Apung HDPE yang dikerjakan pada tahun 2023 oleh Pemprov Kepri melalui Dinas Perhubungan. Sebelumnya, pada Desember 2023, Gubernur Ansar juga meresmikan Ponton HDPE Pelabuhan Pantai Indah di Kijang, Bintan Timur.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Adapun tujuh ponton HDPE lainnya yang juga sedang dibangun meliputi Pelabuhan Kampung Asam di Karimun, Pelabuhan Tanjung Persenangan Nyit-Nyit Pulau Tiga dan Pelabuhan Sedanau di Natuna, Pelabuhan Penyengat di Tanjung Pinang, Pelabuhan Tanjung Buton di Lingga, serta Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban dan Pelabuhan Tambelan di Bintan.

Sebelumnya di Letung, Kecamatan Jemaja, Gubernur Ansar meninjau pelaksanaan proyek Rehabilitasi Pelabuhan Letung yang mencakup rehabilitasi trestle darat, trestle laut, jalan lingkungan, dan lampu jalan dengan nilai kontrak Rp14,9 miliar yang bersumber dari DAK 2024 pada Dinas Perhubungan Provinsi Kepri. Proyek ini dikerjakan oleh PT Kartika Teguh Karya dengan konsultan CV Aska Perkasa Konsultan.

Pembangunan dermaga apung HDPE ini merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kepri, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir yang terdiri dari banyak pulau.

“Wilayah Tarempa ini merupakan salah satu pintu masuk utama aktivitas pemerintahan dan perekonomian dari wilayah sekitarnya. Tentunya dengan kehadiran HDPE ini akan mempermudah arus perpindahan orang dan barang yang muaranya pada peningkatan perputaran ekonomi,” ujar Ansar.

Ansar berharap, dengan adanya dermaga apung HDPE yang baru ini, masyarakat Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menjaga dan memanfaatkan dengan baik fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah ini.

“Selamat untuk masyarakat Tarempa, Anambas sudah ada dermaga HDPE yang baru, jaga dan manfaatkan dengan baik. Doakan semoga semakin banyak pembangunan yang bisa terealisasi di Anambas guna pemerataan pembangunan di Kepri,” tutupnya. ***

(zah)