, ,

Gubernur Ansar Ajak Umat Merefleksikan Makna dan Tujuan Diturunkannya Al Quran

oleh
Gubernur Kepulauan Riau (Gubernur Kepri), Ansar Ahmad, menyampaikan ceramah agamanya kepada warga Karimun pada peringatan malam Nuzulul Quran 1442 H. (Foto : Ist)
Gubernur Kepulauan Riau (Gubernur Kepri), Ansar Ahmad, mengajak masyarakat Karimun untuk merefleksikan makna dan tujuan diturunkannya Al Quran kepada umat Islam. (Foto : Protokol Kepri)

Sijori Kepri, Karimun — Gubernur Kepulauan Riau (Gubernur Kepri), Ansar Ahmad, memperingati malam turunnya Al Quran dengan mengajak masyarakat Karimun untuk merefleksikan makna dan tujuan diturunkannya Al Quran kepada umat Islam.

Al Quran tidak diragukan lagi adalah sebagai penuntun hidup umat yang didalam sudah terangkum seluruh pedoman hidup.

“Sebagai mukjizat yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Baginda Nabi Muhammad SAW, Al Quran merupakan kitabullah yang membuat kita bisa membedakan mana yang baik dan buruk,” ucap Ansar, saat peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1442 H, di Masjid Agung Karimun, Rabu, (28/04/2021), malam.

Dengan adanya Al Quran sebagai pedoman hidup umat, Ansar meyakini jika umat Islam memiliki kesempatan untuk hidup sesuai kehendak-Nya.

BACA JUGA  Kasus Corona di Kepri Bertambah Lagi Jadi 207 Orang

Allah SWT menginginkan manusia sebagai makhluk ciptaannya yang istimewa untuk menjadi makhluk paling mulia antara makhluk ciptaannya yang lain.

Karena itulah sebagai sarana untuk mencapai hal tersebut Allah SWT menurut Al Quran bagi manusia.

Gubernur Ansar mencontohkan, bahwa dirinya yang saat ini diberikan amanah sebagai pemimpin Kepri sangat berpegang teguh pada Al Quran. Dengan selalu berpedoman pada Al Quran, dirinya dapat belajar bagaimana menjadi pemimpin yang baik bagi rakyat.

“Membaca Al Quran adalah perintah, mendalam Al Quran adalah ibadah, mengamalkan ajaran di dalam Al Quran adalah kewajiban,” tuturnya.

Gubernur Ansar kemudian mengajak kepada masyarakat Karimun yang hadir untuk mengambil nilai peringatan Nuzulul Quran ditengah pandemi Covid-19 ini sebagai momen menguatkan, bahwa di masa tersulit pun Allah SWT sudah menyiapkan cara kita untuk tetap kuat dan bersabar melalui Al Quran.

“Saat ini kita sedang diuji, kemampuan kita melalui ujian ini akan menjadi pelajaran yang luar biasa kelak. Karena itulah pentingnya untuk kita senantiasa selalu kembali ke kitabullah,” jelas Ansar.

BACA JUGA  Arif Minta Panitia HUT RI "GELAR PERMAINAN RAKYAT"

Sementara itu, Sekda Kepri, H T.S Arif Fadillah, menyebutkan, jika peringatan malam Nuzulul Quran di Karimun ini merupakan acara hari besar keagamaan pertama yang Gubernur Ansar hadiri di luar Tanjung Pinang. Meskipun begitu, acara peringatan ini tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh jamaah tampak memakai masker, sembari menjaga jarak sesuai dengan batas yang ditentukan pengurusan Masjid.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, sangat bersyukur, karena Gubernur Ansar hadir di Karimun untuk safari Ramadhan, sekaligus peringatan malam Nuzulul Quran.

“Di tengah padatnya jadwal beliau masih mau menyempatkan diri datang kesini, kami masyarakat Karimun sangat berterima kasih. Harapan kami, pak gubernur mau sering-sering datang kesini untuk melihat perkembangan Karimun,” kata Aunur.

Di malam peringatan Nuzulul Quran itu, Ansar juga menyerahkan bantuan insentif kepada 2 (dua) orang guru TPQ, 1 (satu) orang guru DTA, 1 (satu) orang Imam Hafidz, dan 2 (dua) orang Imam Masjid Agung Karimun.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PKK Kepri, Hj Dewi Kumalasari Ansar, Asisten 2 Kepri, Syamsul Bahrum, Ketua DWP Kepri, Hj Rismarini Fadillah, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, H Mahbub Daryanto, Direktur Pendidikan Diniyah Kemenag, H Waryono Abdul Ghafur, unsur Forkompinda Kabupaten Karimun, beberapa staf khusus Gubernur, dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri. (jlu/ds)