,

H+4 Pencarian Arfa Sona Belum Ditemukan Tim SAR Gabungan

oleh
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang melakukan pencarian Arfa Sona yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan. (Foto : SAR TPI)

Sijori Kepri, Bintan — Sejak dilaporkan hilang, Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB, Arfa Sona (21) merupakan warga Natuna, yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, hingga H+4 (hari keempat) pencarian belum juga ditemukan Tim SAR Gabungan, Minggu, (12/09/2021).

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, mengatakan, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Polair terus melaksanakan pencarian korban dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah Utara menggunakan unsur yang dimiliki potensi masing-masing Tim SAR Gabungan.

BACA JUGA  Terseret Arus Saat Mancing di Pantai Sakerah, Heru Belum Ditemukan

“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong, serta jalur tepian bibir pantai dengan hasil nihil, dan pencarian dihentikan sementara. Namun untuk H+5 (hari kelima) pencarian besok hari (Senin, Red) akan diperluas lagi hingga 10 NM ke arah utara,” kata Miswadi, Minggu, (12/09/2021).

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian antar lain dari KanSAR Tanjung Pinang, POLRI, TNI, BPBD Kabupaten Bintan, Tagana Bintan dan masyarakat setempat.

“Dalam pencarian Basarnas menggunakan dan menyiapkan Truck Personil, Rubber Boat, Alat Selam, Palkom, Palmedis/Evakuasi dan Pakaian Covid-19,” ujar Miswadi.

Sebelumnya diberitakan, seorang Nelayan bernama Arfa Sona (21) merupakan warga Natuna diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, pada Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB.

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, membenarkan, bahwa telah terjadi Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) diduga terjatuh dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, pada Koordinat 1° 8’8.65″U 104°37’3.26″T.

BACA JUGA  Kapal Tirta Mulya Tenggelam di Perairan Batu Ampar Batam, 2 Orang Belum Ditemukan

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang menerima informasi ini dari Marjudin pada pukul 20.30 WIB, dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” kata Miswadi.

Kronologis kejadian berawal pada Kamis, (09/09/2021), korban bersama temannya Dicky Rahmawan (24) seorang Nelayan Kelong sedang melaksanakan aktivitas Nelayan, dan saat itu korban sedang melemparkan Jangkar Kelong.

“Diduga Korban terjatuh dan terseret arus hingga saat ini belum ditemukan, sedangkan temannya Dicky Rahmawan (24) dalam keadaan selamat,” ungkap Miswadi. (R Rich)

No More Posts Available.

No more pages to load.