,

H+5 Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Arfa Sona

oleh
Basarnas bersama Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian korban Arfa Sona (21), yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan. (Foto : SAR TPI)

Sijori Kepri, Bintan — H+5 (hari kelima) Basarnas bersama Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian korban Arfa Sona (21) merupakan warga Natuna, yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, pada Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB.

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, mengatakan, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan brifieng untuk pencarian H+5 dengan total luas area pencarian +- 10 NM.

“Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Polair melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah Utara menggunakan unsur yang dimiliki potensi masing-masing. Selain itu, Tim SAR Gabungan juga melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong, serta jalur tepian bibir pantai,” kata Miswadi, Senin, (13/09/2021), pagi.

BACA JUGA  Hari Ketujuh Pencarian Andi Abdul Gani Belum Ditemukan

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian antar lain dari KanSAR Tanjung Pinang, POLRI, TNI, BPBD Kabupaten Bintan, Tagana Bintan dan masyarakat setempat.

“Dalam pencarian Basarnas menggunakan dan menyiapkan Truck Personil, Rubber Boat, Alat Selam, Palkom, Palmedis/Evakuasi dan Pakaian Covid-19,” ujar Miswadi.

Sebelumnya diberitakan, seorang Nelayan bernama Arfa Sona (21) merupakan warga Natuna diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, pada Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB.

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, membenarkan, bahwa telah terjadi Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) diduga terjatuh dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, pada Koordinat 1° 8’8.65″U 104°37’3.26″T.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang menerima informasi ini dari Marjudin pada pukul 20.30 WIB, dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” ungkap Miswadi.

Kronologis kejadian berawal pada Kamis, (09/09/2021), korban bersama temannya Dicky Rahmawan (24) seorang Nelayan Kelong sedang melaksanakan aktivitas Nelayan, dan saat itu korban sedang melemparkan Jangkar Kelong.

BACA JUGA  Pantai Trikora Dikotori Limbah Minyak Hitam

“Diduga Korban terjatuh dan terseret arus hingga saat ini belum ditemukan, sedangkan temannya Dicky Rahmawan (24) dalam keadaan selamat,” ungkap Miswadi. (R Rich)

No More Posts Available.

No more pages to load.