,

H+7 Pencarian Arfa Sona Dihentikan Basarnas dan Tim SAR Gabungan

oleh
Basarnas bersama Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban Arfa Sona (21), yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan. (Foto : SAR TPI)

Sijori Kepri, Bintan — H+7 (hari ketujuh), Rabu, (15/09/2021), pukul17.00 WIB, pencarian korban Arfa Sona (21), yang diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, pada Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB, dihentikan Basarnas dan Tim SAR Gabungan.

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, mengatakan, pada H+7 Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan Brifieng pencarian dengan total luas area pencarian +- 15 NM.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Polair melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah Utara menggunakan unsur yang dimiliki potensi masing-masing.

BACA JUGA  Seorang Pria dari Tanjung Pinang Diduga Tenggelam di Danau Biru Kabupaten Bintan

Tim SAR Gabungan juga melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong, serta jalur tepian bibir pantai, dengan hasil nihil.

“Berdasarkan hasil koordinasi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang bersama Tim SAR Gabungan dan pihak Keluarga, beserta masyarakat setempat, bahwa Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup, seluruh unsur kembali kepangkalannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” kata Miswadi, Rabu, (15/09/2021).

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian antar lain dari KanSAR Tanjung Pinang, POLRI, TNI, BPBD Kabupaten Bintan, Tagana Bintan dan masyarakat setempat.

“Dalam pencarian Basarnas menggunakan dan menyiapkan Truck Personil, Rubber Boat, Alat Selam, Palkom, Palmedis/Evakuasi dan Pakaian Covid-19,” ujar Miswadi.

Sebelumnya diberitakan, seorang Nelayan bernama Arfa Sona (21) merupakan warga Natuna diduga terjatuh dan terseret arus dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan, pada Kamis, (09/09/2021), sekira pukul 19.00 WIB.

Plh Kepala BASARNAS Tanjung Pinang sekaligus Kepala Ops dan Siaga, Miswadi, membenarkan, bahwa telah terjadi Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) diduga terjatuh dari Kelong Ikan di Perairan Pantai Trikora, pada Koordinat 1° 8’8.65″U 104°37’3.26″T.

BACA JUGA  ABK Kapal KLM Zaqiah Diduga Ikut Tenggelam Bersama ABK Kapal KLM Tirta Mulia GT 142

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang menerima informasi ini dari Marjudin pada pukul 20.30 WIB, dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” ungkap Miswadi.

Kronologis kejadian berawal pada Kamis, (09/09/2021), korban bersama temannya Dicky Rahmawan (24) seorang Nelayan Kelong sedang melaksanakan aktivitas Nelayan, dan saat itu korban sedang melemparkan Jangkar Kelong.

“Diduga Korban terjatuh dan terseret arus hingga saat ini belum ditemukan, sedangkan temannya Dicky Rahmawan (24) dalam keadaan selamat,” ungkap Miswadi. (R Rich)

No More Posts Available.

No more pages to load.