Harga Beras di Tanjungpinang Naik

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Harga beras berbagai merek di dua pasar Kota Tanjungpinang yakni Pasar Baru dan Pasar Bintan Center, mengalami kenaikan. Naiknya harga komoditi kebutuhan masyarakat itu dipicu oleh tingginya harga dari pemasok.

Salah seorang pedagang beras di pasar Baru, Andi mengatakan kondisi kenaikan harga tersebut. Menurutnya, tingginya harga dari pemasok memicu kenaikan harga beras dipasaran seminggu belakangan ini.

“Kami menaikan harga karena harga dari sananya (pemasok) sudah tinggi,” ungkap Andi, Minggu (1/3).

Andi menerangkan, jika ia tidak mengimbangi harga yang diberikan pemasok itu, maka ia tak mendapatkan keuntungungan. Sehingga, mau tidak mau, dia terpaksa menaikkan harga beras.

“Kalau kami tetap jual dengan harga lama, tentu rugi. Sementara dari pemasok sudah tinggi,” beber Andi lagi.

Andi mengutarakan, kenaikan harga beras terjadi di berbagai merek. Kisaran kenaikan itu hanya Rp1000 hingga Rp2 ribu saja. Dia mencontohkan, jika sebelumnya, harga beras seharga Rp9 ribu per-kilo, saat ini menjadi kisaran Rp10 ribu sampai Rp11 ribu per-kilo.

BACA JUGA  Cegah Stunting, Bulog Luncurkan Beras FortiVit

“Kenaikan harga beras itu, menurut saya normallah. Dan naiknya segitu, dan normal-normal saja, biasanya juga sering terjadi turun-naik harga seperti itu khususnya beras,” sambung Andi kembali.

Hal senada juga disampaikan Lisa, pedagang beras di Pasar Bintan Center Tanjungpinang.

“Iya, memang benar saat ini harga beras naik,” kata Lisa

Lisa mengatakan, sampai saat ini kenaikan harga beras ini belum mempengaruhi intensitas pembeli. Namun, dikatakannya lagi ia berharap pasokan beras dari pemasok nantinya jangan sampai berkurang. Karena jika pasokan dari pemasok berkurang maka akan lebih menaikan harga beras lebih dari sekarang.

Menurut pantauan dilapangan, kenaikan harga beras terjadi diberbagai merek. Diantarannya, merek Gajah Merah, Anak Terbang Merah dan Putih dan Apel Merah. (SK-Rud)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.