Heri Hendriko Bantah Pernyataan Bupati Anambas

oleh

– Pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

ANAMBAS (SK) – Angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas adalah 67,8, ini artinya dalam rata-rata umur masyarakat Anambas berkisar 60 tahun. Jika kita lihat tahun sebelumnya angka harapan hidup masyarakat anambas hanya 67,6. Alhamdulilah Masyarakat Anambas tidak ada yang mengalami gizi buruk, demikian disampaikan Bupati Kepulauan Anambas Tengku Mukhtaruddin, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Anambas yang Ke 7 (tujuh), Tarempa, Rabu, (24/6/2015).

Terkait hal tersebut, Sekretaris Garda Juang kabupaten Kepulauan Anambas Heri Hendriko mengatakan, di Kabupaten Kepulauan Anambas masih ada masyarakat yang mengalami kekurangan gizi.

“Bahkan ada beberapa daerah pulau kecil yang tersebar di seluruh Kecamatan yang mengalami kekurangan gizi,” kata Hendriko melalui telephone selulernya.

Menurutnya, dari hasil pantauan pihaknya dilapangan di Kabupaten Kepulauan Anambas, masih ada saja masyarakat yang mengalami kekurangan gizi.

“Saya kecewa dengan pernyataan Bupati terkait di Anambas tidak ada yang mengalami gizi buruk. Seharusnya Bupati harus lebih seleksi atas laporan yang diterima dari dinas yang menangani persoalan tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA  Beginilah Nasib Penumpang “FERRY MV SEVEN STAR”

Dikatakannya lagi, beberapa waktu yang lalu dari Dinas Kesehatan juga pernah menemukan dari hasil survey yang mereka lakukan, bahwa ada masyarakat yang mengalami kekurangan gizi.

“Disini saya tidak tahu pasti masuk ke level berapa kekurangan gizi saat itu, dan saya menduga masyarakat yang mangalami kekurangan gizi saat itu masuk ke level garis merah,” cetusnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepualuan Anambas, Said Mohd Damrie SKM, seperti yang dilansir oleh salah satu media di Kepri beberapa waktu yang lalu mengatakan, masyarakat yang diduga kekurangan gizi belum masuk ke level garis merah dan berdasarkan survei, masyarakat tersebut masuk level garis kuning.

“Dengan adanya warga yang kekurangan gizi ini, pihaknya pun tidak tinggal diam, sejak tahun lalu hingga tahun ini pihak dinas telah berupaya untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin dan kami pastikan tidak ada masyarakat anambas masuk gizi buruk,” kata Said. (SK-Ind)

LIPUTAN TANJUNGPINANG : INDRA GUNAWAN
EDITOR : RUSMADI

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.(Photo : Indra Gunawan)
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.
(Photo : Indra Gunawan)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.