, ,

Ikuti IGA 2020, Wakil Bupati Natuna Paparkan Inovasi Sikekah dan Pakmalaw Kepada Kemendagri

oleh
Ikuti IGA 2020, Wakil Bupati Natuna Paparkan Inovasi Sikekah dan Pakmalaw Kepada Kemendagri 1
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, didampingi Kadis Pendudukan dan Pencatatan Sipil, Ilham Kauli, dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Alim Sanjaya, mengikuti proses penilaian ajang Innovation Goverment Award (IGA) 2020 oleh Kemendagri. (Foto : Ist)
banner 4921x615

banner 2560x472

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]
Ikuti IGA 2020, Wakil Bupati Natuna Paparkan Inovasi Sikekah dan Pakmalaw Kepada Kemendagri 2
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengikuti proses penilaian ajang Innovation Goverment Award (IGA) 2020. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Natuna — Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengikuti acara proses penilaian ajang Innovation Goverment Award (IGA) 2020, yang digelar secara Virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Ruang Vidcom Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Kamis, (5/11/2020) Siang.

Pada IGA 2020 tersebut, Ngesti Yuni Suprapti, memaparkan, bahwa terdapat 2 (dua) inovasi yang akan diajukan dalam ajang IGA 2020, yakni Sistem Informasi Kinerja Kepegawaian Daerah (Sikekah) dan Pembuatan Akta Kematian Melalui Layanan WhatsApp (Pakmalaw).

Adapun Inovasi pertama, Sikekah diambil dari nama salah satu Satwa endemik Natuna, yaitu Kekah, merupakan sistem elekronik yang berfungsi untuk memudahkan pegawai diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dapat mengakses data kepegawaian, seperti Data Profil pegawai dan sekaligus untuk monitoring disiplin, serta pencatatan aktivitas kinerja pegawai.

“Aplikasi yang dibangun pada tahun akhir 2018 ini dimaksud untuk memudahkan penilaian kinerja pegawai, khususnya untuk pembayaran tambahan penghasilan PNS berdasarkan kelas jabatan dengan indikator penilaian kinerja dan disiplin,” kata Ngesti.

Ngesti juga menjelaskan, inovasi yang tidak kalah penting, yakni Pakmalaw, yang dilatarbelakangi kondisi geografis dan rentang kendali pelayanan publik masih rendah, minimnya kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi kependudukan dan masyarakat dan keengganan melaporkan peristiwa kematian.

Inovasi ini bertujuan mendekatkan pelayanan publik dan meningkatkan cakupan kepemilikan Akta Kematian, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan.

Selain itu, Pakmalaw juga merupakan inovasi dalam rangka membangun database kependudukan yang uptodate, dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan kerja sama dengan perangkat Kelurahan, Desa dan Kantor Pos dalam mobilisasi Akta Kematian.

“Sejauh ini hasil yang dicapai dengan melalui program Pakmalaw ini dapat dilihat dari peningkatan cakupan kepemilikan Akta Kematian, dari 1.212 akta tahun 2018 menjadi 2.239 akta pada tahun 2019, artinya disini ada peningkatan sebesar 90% lebih,” kata ngesti.

Sebagaimana kedua inovasi pemerintah daerah yang disampaikan diatas, Ngesti sangat berharap agar Kabupaten Natuna dapat menjadi salah satu nominasi pemenang Ajang IGA tahun ini.

Turut mendampingi Wakil Bupati Natuna, Kadis Pendudukan dan Pencatatan Sipil, Ilham Kauli, dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Alim Sanjaya. (R/PKL/Rie)

Ikuti IGA 2020, Wakil Bupati Natuna Paparkan Inovasi Sikekah dan Pakmalaw Kepada Kemendagri 3
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengikuti proses penilaian ajang IGA 2020. (Foto : Ist)

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner 740x400

banner 1050x130