Imam Pratama, Satu-Satunya Dari Kepri Peraih Emas “DI POPNAS 2017”

oleh
Imam Pratama bersama dengan Ketua PSHT Tanjungpinang Istio sugiono dan Kabid Olahraga Kepri Jasman, serta para peserta POPNAS 2017. (Foto : PSHT Tanjungpinang)
– Siswa SMAN 4 Dari PSHT Tanjungpinang.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG –Imam Pratama (Siswa SMAN 4 dari PSHT Tanjungpinang) menjadi satu-satunya atlit pelajar dari Kepri yang membawa pulang medali emas di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2017 di Semarang, dari cabang pencak silat Kelas D 51 – 55 Kg Putra.

Selain Imam, pada POPNAS yang merupakan kegiatan olahraga multi event, serta pembinaan olahraga pelajar se-Indonesia itu, Kepri juga mendapatkan 2 (dua) medali perunggu dari cabang Tarung Drajat Kelas 37.1 – 41 Kg Putra atas nama Pria Ananda dan Tinju Kelas 54 Kg (Youth) Putri atas nama Vikalido Yovita.

Rasa suka cita dan bangga sangat terasa di hati pengurus IPSI Tanjungpiang saat menyambut kedatangan rombongan pencak silat yang didampingi pelatih dan pejabat Dispora di Tanjungpinang, Kamis, (21/09/2017).

BACA JUGA :  Arya Saputra dari PSHT CKJ Terpilih Sebagai “PESILAT TERBAIK”

Ketua PSHT Tanjungpinang, sekaligus pelatih Imam Pratama, Kapten Laut T
Istio sugiono,S.Pd, merasa bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih murid binaannya yang membawa nama Kepri, Khususnya Tanjungpinang.

“Semoga prestasi ini bisa dijadikan motivasi lebih keras lagi menuju prestasi Puncak PON 2020. Amiin,” ucap pria yang sehari-harinya bertugas di Skuadron Udara 200 Lanud TNI AL Wing Udara 2 Tanjungpinang itu.

Istio menceritakan perjalanan Imam Pratama meraih emas tidaklah mudah. Ia dan rekan pelatih lainnya Agustin, melatih setiap hari untuk bisa menjadi pesilat bertaraf nasional.

“Untuk masuk ke final, Imam mengalahkan pesilat Riau denga TKO, selanjutnya mengalahkan pesilat Jatom dan di final pada (19/09/2017) mengalahkan pesilat DKI Jakarta, yang merupakan lawan paling berat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tiga Siswa SMAN 4 Dikeluarkan, Disdik Kepri Bereaksi

Selain Imam Pratama, IPSI Kepri juga menerjunkan pesilat Bagus Satria dan beberapa pesilat pelajat yang lain dari kelas berbeda, namun tahun ini mereka masih belum beruntung.

POPNAS pertama kali dilaksanakan pada tahun 1989 di DKI Jakarta, kemudian secara rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pada tahun 1997 di Jawa Tengah pernah menjadi tuan rumah penyelenggaran POPNAS IV dan di tahun 2017 ini Provinsi Jawa Tengah ditunjuk kembali sebagai Tuan Rumah POPNAS XIV/2017 di Semarang, yang pelaksanaannya dari tanggal 10-21 September 2017. (SK-MU)

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.